Laporan Kinerja BEST, DMAS, INPP urutan 18,19 & 20

Big Banner

Pengembang kawasan industri Bekasi Fajar Industrial (BEST) berhasil membukukan penjualan sebesar Rp639 miliar sampai dengan Triwulan III 2017. Penjualan ini meningkat 20% dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya Rp532 miliar. Bekasi Fajar juga mencatat perolehan laba bersih sebesar Rp283 miliar atau turun tipis 4% dibanding periode sebelumnya Rp294 miliar.

Sementara urutan 19 PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) sepanjang tahun 2017, pengembang kawasan Kota Deltamas bisa dibilang memiliki kinerja yang tidak terlalu positif. Hingga Triwulan III 2017, perseroan hanya membukukan penjualan sebesar Rp493 miliar atau melorot 51% dibanding periode sebelumnya Rp1 triliun.

Kinerja kurang baik ini juga berimbas pada perolehan laba bersih sebesar Rp254 miliar atau tergerus hingga 49% dibanding periode sebelumnya. Pada tahun 2017, Puradelta Mas menggandeng PanaHome Asia Pacific Pte Ltd untuk pengembangan kawasan hunian sustainable smart town di dalam kawasan Kota Deltamas.

PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP), hingga Triwulan III 2017, pengembang spesialis perhotelan ini berhasil membukukan penjualan sebesar Rp428 miliar atau meningkat 10% dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya Rp391 miliar. Namun, pencapaian penjualan tersebut tidak diikuti dengan perolehan laba bersih perseroan yang melorot hingga 61% atau menjadi Rp28 miliar dibanding periode sebelumnya sebesar Rp72 miliar.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me