Tokyu Land Indonesia Bangun Proyek Urban Berskala Besar di Mega Kuningan, Intip Yuk!

Big Banner
Foto: Rumah123/Tokyu Land

 

Tokyu Land Corporation melalui anak perusahaannya di Indonesia, PT. Tokyu Land Indonesia, mengumumkan pengembangan proyek dengan fasilitas kompleks berskala besar yang terdiri atas kondominium, apartemen sewa, dan fasilitas-fasilitas komersial lainnya, di wilayah CBD Mega Kuningan atau jantungnya Kota Jakarta.

 

Proyek ini merupakan proyek pengembangan urban ketiga yang dipimpin oleh Tokyu Land, setelah BRANZ Simatupang dan BRANZ BSD, yang saat ini pengembangannya masih berlangsung. Proyek ini menjadi proyek pengembangan fasilitas kompleks berskala besar dan usaha manajemen sewa-menyewa pertama di Indonesia bagi Grup Tokyu Land.

 

Baca juga: Nuansa Jepang di Branz Simatupang

 

Tokyu Land menawarkan gaya hidup baru kepada masyarakat urban Jakarta dengan secara proaktif memasukkan teknik dan teknologi pembangunan unggul dan canggih dari Jepang ke dalam proyeknya. Mulai pembebasan lahan, pengembangan, desain, pembangunan, pengelolaan, hingga pengoperasian, akan ditangani sepenuhnya oleh perusahaan-perusahaan Jepang melalui berbagai pertimbangan. Sebut saja pemeloporan pemasangan fasilitas dan peralatan tercanggih dari produsen-produsen Jepang.

 

Proyek Mega Kuningan ini diposisikan sebagai salah satu proyek terpenting Tokyu Land di Indonesia. Pengembang ini akan mengembangkan dan megelola aset yang terdiri atas kondominium, apartemen sewa dan fasilitas komersial, yang kesemuanya akan dibangun berdasarkan pengetahuan Tokyu Land yang telah terasah di Jepang.

 

Baca juga: Pengembang Asal Tokyo Ini Gunakan Virtual Reality untuk Pasarkan Produknya

 

Pelaksanaan pembangunan proyek Mega Kuningan ini berkolaborasi dengan Japan Overseas Infrastructure Investment Corporation for Transport & Urban Development (JOIN). JOIN adalah organisasi yang didirikan pada 2014 melalui investasi pemerintah Jepang bersama sejumlah asosiasi perusahaan swasta Jepang. Tujuannya, mendorong perusahaan-perusahaan Jepang supaya ikut terjun ke dalam pasar infrastruktur internasional.

rumah123.com