Dari Cawang ke Gatsu, Mulai Hari Ini Bisa Bablas Lho! Lewat Jalan Layang Pancoran

Big Banner

Ilustrasi sebuah jalan layang. Foto: Rumah123/Jhony Hutapea

 

Buat kamu yang melintas di Jalan MT Haryono dengan kendaraan roda dua atau roda empat dan ingin menuju ke Jalan Gatot Subroto, mulai hari ini, Senin (12/1/2018), bisa lebih cepat dengan melewati flyover atau jalan layang Pancoran, yang baru saja diresmikan penggunaannya pada Senin (15/1/2018). Hanya saja, baru satu dari dua lajur yang dioperasikan.

 

“Ini memang (baru) satu line ya kami buka karena di ujung sebelah Barat itu ada kendaraan dari front page-nya flyover sendiri yang akan memotong sebelah kanan. Jadi, sementara ini memang baru satu lajur,” kata Kepala Bidang Simpang dan Jalan Tak Sebidang (SJTS) Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, seperti dikutip Kompas.com, Senin (12/1/2018).

 

Heru mengatakan, pembukaan satu lajur ini dilakukan untuk melihat respons perilaku pengendara, sekaligus membiasakan mereka untuk melewati jalan layang tersebut.

 

“Jadi hari ini kita coba dulu, kita lihat perilaku lalu-lintasnya pengendaranya hari ini. Ya mudah-mudahan besok bisa kita coba semua (jalur),” katanya menambahkan.

 

Baca juga: Kayak Gimana Sih Rasanya Bersantai di Bawah Jalan Layang?

 

Sementara Kepala Bidang Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Priyanto, berencana meminta PT Adhi Karya selaku kontraktor Light Rail Transit (LRT) untuk membuatkan satu lajur lagi di dekat akses keluar jalan layang Pancoran.

 

“Sementara ini kami akan minta tolong ke LRT untuk dipercepat membuat satu lajur untuk pelebaran. Nah, jika itu udah, mungkin akan kami laksanakan dua lajur,” kata Priyanto.

 

Akan tetapi, Priyanto masih belum bisa memastikan kapan pembukaan dua lajur pada jalan layang Pancoran bisa dilakukan. “Kita lihat perkembangannya. Kita upayakan ke LRT bisa secepatnya kurang lebih satu minggu,” ujar Priyanto lagi.

 

Baca juga: Simpang Susun Semanggi: Jalan Layang Cantik di Pusat Jakarta

 

Yang perlu kamu catat, bus Transjakarta tidak melintas di jalan layang baru ini. Alasannya, ada halte Transjakarta di bawah jalan layang Pancoran tersebut.

 

“Kalau lewat atas (jalan layang), ada halte yang tidak terlayani,” kata Kepala Humas PT Transjakarta Wibowo seperti dikutip Kompas.com, Senin (15/1/2018).

 

Di bawah jalan layang Pancoran terdapat halte bus Transjakarta Pancoran Tugu yang berada di dekat Wisma Korindo. “Jadi, memang bawah jalur khusus transjakarta,” kata Wibowo.

 

Baca juga: 2018, Tiga Kawasan di Jakarta Ini Masih Jadi Mimpi Buruk

 

Adapun rute Transjakarta yang melewati Pancoran adalah Koridor IX (Pinang Ranti-Pluit) dan Koridor Ekspres PGC-Grogol 2.

 

Sebagaimana diketahui, jalan layang Pancoran dibangun tepat di sebelah Tol Dalam Kota. Jalan layang dua lajur ini memiliki lebar 90 meter. Keberadaannya menghubungkan Jalan MT Haryono dari arah Cawang menuju Jalan Gatot Subroto.

 

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dan Ditlantas Polda Metro Jaya akan mengevaluasi secara periodik penggunaan jalan layang Pancoran. Sementara itu, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP, Budiyanto, menjelaskan, evaluasi periodik bersama dengan Dishub DKI Jakarta bakal dilakukan dalam kurun waktu seminggu ke depan.

 

Evaluasi itu diperlukan untuk menentukan cara penanganan lalu lintas di sekitar jalan layang Pancoran. “Satu minggu akan kita lakukan evaluasi, tentunya hasilnya nanti akan digunakan sebagai referensi untuk mengambil langkah-langkah berikutnya dalam masalah pengaturan lantas di Simpang Pancoran ini,” kata Budiyanto.

 

rumah123.com