Lantai 2 Roboh? Cari Tahu Penyebabnya Yuk!

Big Banner
Waspadai rumah tua, tampak di mata masih ‘gagah’ tapi bisa aja mendadak roboh. Foto: Rumah123/iStock

 

Kalau tiba-tiba ada rumah yang roboh, gimana rekasi kamu? Wow! Pasti kaget kan? Secara siapa sih yang mau bangun rumah sembarangan? Rumah adalah tempat bernaung dari segala ancaman dari luar rumah. Nah, kalau ancaman tersebut sumbernya dari rumah itu sendiri, ya pasti gak siap, kan?

 

Agar jadi pelajaran berharga ga kejadian roboh nantinya ketika kamu akan membangun atau membeli rumah, coba periksa hal-hal berikut ini:

 

Baca juga: Ingin Konstruksi yang Tahan Gempa? Ini Dia, Sarang Laba-Laba! 

 

Kondisi Tanah 

 

Kamu perlu tahu bagaimana kondisi tanah atau lahan tempat rumah berdiri. Aman ga untuk membangun rumah di atasnya? Tanah berlumpur bisa jadi ga kuat untuk menopang beban bangunan. Jenis tanah tertentu, bisa aja sih diperbaiki strukturnya, sehingga aman untuk membangun sebuah rumah.

 

Baca juga: Bangunan Tua Ga Perlu Dirobohkan, Bikin Aja Jadi Perpustakaan 

 

Kekuatan Struktur Rumah 

 

Rumah bisa aja roboh kalau strukturnya ga kuat, semisal pada rumah tembok maka harus memperhatikan bagian strukturnya yaitu fondasi, sloof, kolom, balok, dan rangka atap. Semua komponen tersebut dihitung dan direncanakan benar-benar, sehingga didapatkan jenis, jumlah, dan dimensi material bangunan yang kuat untuk digunakan.

 

Kalau Terjadi Gempa 

 

Kalau rumahmu di wilayah gempa, faktor gempa menjadi yang utama untuk diperhitungkan saat membangun atau membeli rumah. Kalaupun bukan di wilayah gempa, tetap saja kamu harus memperhitungkan kekuatan bangunan terhadap gempa.

 

Perlu dilakukan perhitungan kekuatan rumah tahan gempa. Paling ga, rumah tersebut dapat bertahan sekian waktu saat terjadi gempa. Dengan gitu, penghuni yang ada dalam rumah sempat keluar menyelamatkan diri sebelum rumah roboh.

 

Baca juga: Ada Rumah Tahan Gempa dari China, Kayaknya Cocok Buat di Indonesia Nih 

 

Pernah Kebakaran? 

 

Kebakaran bisa melemahkan struktur rumah. Rumah beton memang material paling tahan saat terjadi kebakaran. Namun, perlu kamu perhitungkan juga kekuatan bertahan tersebut apakah akan mengalami perlemahan pascakebakaran? Amankah rumah tersebut untuk dihuni kembali?

 

Ada Ga Keretakan Tembok? 

 

Pada rumah tembok yang kurang memperhatikan kualitas kolom praktis, maka dinding batu bata ikut menahan beban bangunan. Terus kenapa? Ya akibatnya seringkali terjadi keretakan tembok. Kalau tembok banyak yang retak dan ga sanggup lagi bertahan, maka besar kemungkinan rumah jadi roboh.

 

Baca juga: Ini Dia, Rumah Tahan Gempa dengan Rusuk Segitiga! 

 

Rumah Tua 

 

Waspadai rumah tua. Tampak di mata masih ‘gagah’ tapi bisa aja berisiko lho! Mendadak roboh, itu bisa aja terjadi pada rumah tua karena ada bagian yang dimakan rayap dna ga terlihat.

 

Faktor Iklim dan Cuaca 

 

Iklim tropis macam Indonesia dan cuaca basah musim hujan bisa saja jadi faktor yang menggerogoti material struktur rumah. Iklim dan cuaca di sekitar rumah dapat melemahkan struktur, semisal membangun rumah dengan struktur besi pada daerah dekat air asin, tentu saja ada faktor risiko terjadi karat sehingga ada rumah roboh.

 

Baca juga: 3 Tips dalam Membuat Struktur Beton 

 

Sengaja Dirobohkan

 

Wah, kalau penyebab yang satu ini mungkin ga ‘horor’ ya. Rumah sengaja dihancurkan dengan buldozer, misalnya, karena akan dibangun rumah yang baru.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me