Akhir 2018 Apartemen Tamansari Urbano Sudah Bisa Dihuni

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – PT Patra Jasa, anak perusahaan Pertamina, melalui anak usahanya yang bergerak di sektor properti Patra Land, resmi melakukan prosesi tutup atap (topping off) menara pertama (West tower) apartemen Tamansari Urbano (1 ha) dekat stasiun kereta Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (14/1/2018).

(Ki-ka) Nariman Prasetyo (Direktur Utama Wijaya Karya Pembangunan Gedung), Rizki P Hasan (Direktur Keuangan dan SDM Patra Jasa), Hermawan (Komisaris Patra Jasa), M Haryo Yunianto (Direktur Utama Patra Jasa), dan Benny Ishanda (Direktur Operasi Patra Jasa) saat prosesi tutup atap menara pertama apartemen Tamansari Urbano di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (14/1/2018). (Foto: Dok. Patra Land)

(Ki-ka) Nariman Prasetyo (Direktur Utama Wijaya Karya Pembangunan Gedung), Rizki P Hasan (Direktur Keuangan dan SDM Patra Jasa), Hermawan (Komisaris Patra Jasa), M Haryo Yunianto (Direktur Utama Patra Jasa), dan Benny Ishanda (Direktur Operasi Patra Jasa) saat prosesi tutup atap menara pertama apartemen Tamansari Urbano di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (14/1/2018). (Foto: Dok. Patra Land)

Lokasinya hanya 200 meter dari stasiun kereta komuter Bekasi, persisnya di Jl Pintu Air, Marga Mulya. Karena itu apartemen ini cocok untuk kaum pekerja ulak-alik (komuter) yang saban hari pulang pergi Bekasi-Jakarta mengandalkan kereta (commuter line).

Kawasan di sekitarnya juga sudah padat dan berkembang pesat dikelilingi berbagai fasilitas penunjang, seperti hanya sekitar 1,7 km dari Mal Summarecon Bekasi, 4 km dari gerbang tol Bekasi Barat 1, dan 6 km dari Terminal Bekasi.

M Haryo Yunianto, Direktur Utama Patra Jasa mengatakan, acara topping off ini menjadi momentum penanda komitmen Patra Land sebagai pengembang untuk memastikan pembangunan proyeknya berjalan tepat waktu. “Akhir tahun ini unit apartemen sudah bisa dihuni,” jelasnya.

Tamansari Urbano menawarkan 1.757 unit hunian di tiga menara: West, Mid dan East. Menara pertama sudah laku 80 persen dari total 558 unit yang dipasarkan. Saat ini ditawarkan tipe studio, 1-2 kamar tidur ukuran 21,4–38,1 m2 seharga Rp14,8 juta per meter persegi, atau termurah tipe studio A 21,4 m2 seharga Rp369 juta (tunai keras) sudah termasuk PPN.

Untuk merespon pasar kaum  muda, developer menggelar program cicilan bertahap (cash installment) 24, 36 dan 74 bulan dengan tanda jadi Rp5 juta dan uang muka 20-30 persen yang bisa diangsur selama 12 kali, selain pembelian secara tunai keras dan kredit pemilikan apartemen (KPA) 15 tahun.

Sebagai informasi, Patra Land mengakuisisi Urbano Mei 2017 dari PT Wijaya Karya  Gedung (Wika Gedung) dan apartemen Tamansari Amarta (Yogyakarta) dari PT Wika Realty. Selain itu Patra Land juga melakukan pengembangan proyek sendiri seperti Puri Jayasri di Jl Maruga II, Serpong, Tangerang Selatan (Banten) berisi rumah tapak tipe 54-90 m2 dengan kaveling 74-143 m2 seharga Rp790 juta-1,4 miliaran/unit, serta proyek hunian dicampur ruang kantor small office home office (SOHO) Patra Park di Cirebon, Jawa Barat, seharga Rp2,5-3,2 miliar/unit (tipe 75-90/233-278). Tahun ini Patra Land fokus mengoptimalkan aset properti lain termasuk kawasan terpadu (mixused) di Kuningan, Jakarta Selatan.

housing-estate.com