Jumlah Penduduk Sangat Besar, Industri Properti Punya Potensi Besar

Big Banner
Ilustrasi Kompleks Perumahan (Rumah123/Realestate.com.au)

Banyak variabel yang memengaruhi bisnis properti. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Neraca Pengeluaran Badan Pusat Statistik Puji Agus Kurniawan.

Puji memaparkan hal ini dalam acara Property Outlook 2018 yang diselenggarakan oleh situs properti nomor 1 di Indonesia, Rumah123 dengan tema “Menebak Arah Industri Properti di Tahun Politik” di Hotel Pullman, Thamrin, Jakarta pada Rabu (17/1/2018). Rumah123 merupakan bagian dari REA Group Australia.

Baca juga: Penghargaan untuk Rumah123 Buktikan Keunggulan Merek Lokal

Ada tujuh variabel yaitu produk domestik bruto, pertumbuhan ekonomi, pendapatan nasional, pendapatan per kapita, inflasi, BI 7 days repo rate, dan penduduk.

Produk domestik bruto ini terdiri dari beberapa hal lagi sepeti kategori konstruksi, kategori real estate, konsumsi rumah tangga, dan PMTB (pembentukan modal tetap bruto).

Baca juga: Perluas Pasar, Rumah123 Jalin Sinergi dengan Prime System

Perihal jumlah penduduk yang besar, Puji menyatakan, “Jumlah penduduk memang potensial, jumlah penduduk sangat besar. Pada 2017 sudah lebih dari 260 juta,” ujar Puji.

“Komposisi penduduk berusia 25 hingga 34 cukup besar. Di kisaran umur ini, minat untuk memiliki hunian sangat tinggi,” kata Puji lagi.

Baca juga: Bingung Mau Renovasi Rumah? Tenang, Ada Solusi Rumah123

Banyaknya jumlah penduduk memang membuat kebutuhan perumahan semakin meningkat. Kebutuhan ini belum dapat dipenuhi oleh pemerintah.

Bagi perusahaan pengembang tentunya ini peluang untuk terus mengembangkan usahanya. Kebutuhan properti akan terus meningkat seiring pertambahan penduduk.

Baca juga: Rumah123: Mau Beli Rumah? Kuncinya Nekat, Nekat, dan Nekat

Buat kamu yang menjadi investor properti, bisnis ini tentunya nggak akan surut lho. Masih banyak orang yang belum mampu membeli dan memutuskan untuk menyewa terlebih dulu.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me