Pemda DKI Juga Gandeng Pengembang Realisasikan Program DP Rp0

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, Pemprov DKI Jakarta juga akan menggandeng pengembang untuk merealisasikan progam pengadaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Jakarta secara kredit dengan dengan uang muka atau down payment (DP) 0 persen.

Yang akan diajak bekerjasama adalah pengembang apartemen yang menawarkan unitnya seharga Rp300 jutaan sesuai harga patokan apartemen bersubsidi di Jakarta. “Nanti pelaksanaannya akan dikoordinasikan dengan DPD REI (Persatuan Perusahaan Realestat) DKI,” ujarnya kepada housing-estate.com saat pengukuhan pengurus DPD REI DKI Jakarta dan penandatanganan komitmen DP 0 persen dengan 21 pengembang di Balaikota Jakarta, Kamis (18/1/2018).

Menurut  Sandi, saat ini Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan komunikasi intensif dengan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membahas berbagai persyaratan terkait program DP 0 persen itu. “Secara paralel kami juga mulai  membikin perjanjian dengan puluhan pengembang di Jakarta yang siap melaksanakan program itu. Kami akan permudah dari sisi regulasi dan percepatan perizinan.  Dengan demikian begitu aturan (BI) keluar, program ini bisa langsung running,” jelasnya sembari menambahkan, ada banyak cara yang akan ditempuh  Pemprov Jakarta untuk mewujudkan janji kampanye tersebut.

Berdasarkan data HousingEstate, saat ini ada sejumlah apartemen yang dipasarkan seharga Rp300 jutaan di Jakarta. Misalnya, Prajawangsa City di Ciracas (Jakarta Timur) dari PT Synthesis Development, Sentra Timur Residence di Pulogebang (Jakarta Timur) besutan Perum Perumnas dan Bakrieland, apartemen Perumnas di Kemayoran, dan lain-lain.

Pada hari yang sama dengan pertemuan Sandi dengan pengurus DPD REI Jakarta, Gubernur Anies Baswedan meresmikan dimulainya pembangunan (ground breaking) apartemen Pondok Kelapa Village (1,4 ha) di Jl H Namat, Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Apartemen murah untuk MBR yang akan akan dipasarkan dengan kredit pemilikan apartemen (KPA) bersubsidi dengan skim FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) ini juga masuk dalam program DP Rp0.

Tahap pertama dikembangkan satu menara sebanyak 708 unit, terdiri dari tipe studio 21 m2 (195 unit) seharga Rp185 juta/unit dan tipe dua kamar 36 m2 (513 unit) seharga Rp320 juta/unit. Apartemen bisa dibeli MBR warga Jakarta yang berpenghasilan di bawah Rp7 juta/bulan sendiri atau berpasangan. Untuk sementara pengajuan KPA-nya baru bisa dilakukan melalui Bank DKI.

Setelah dibeli apartemen tidak bisa dipindahtangankan atau dijual. Kalaupun terpaksa dijual dan diizinkan Badan Layanan Umum Daerah (BLU) Perumahan DKI yang menangani program DP Rp0, harus kepada MBR juga.

Pendaftaran pemesanan unit apartemen Pondok Kelapa Village baru akan dibuka April saat BLUD Perumahan itu terbentuk. Menara pertama dari dua menara apartemen itu yang akan dibangun PD Pembangunan Sarana Jaya milik Pemprov Jakarta ditargetkan selesai pertengahan tahun depan. Proyek diharapkan akan menjadi percontohan hunian di Jakarta yang layak mendapat program DP Rp0.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me