Rumah DP Nol Rupiah Ternyata untuk Masyarakat Menengah?

Big Banner
Area lahan proyek pembangunan Rusunami DP Nol Rupiah di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, yang segera dibangun Pemprov DKI Jakarta. Foto: Rumah123/Jhony Hutapea

 

Dibandingkan dengan Program Sejuta Rumah Presiden RI Joko Widodo, Rumah DP Nol Rupiah program Gubernur DKI Anies Baswedan dianggap lebih mahal, sehingga tak terjangakau oleh Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, berpendapat Program Rumah DP Nol Rupiah Anies-Sandi skemanya mirip Program Sejuta Rumah Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang memanfaatkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan bunga 5 persen per tahun dan jngka waktu pencicilannya sampai 20 tahun.

Baca juga: Hunian DP Nol Rupiah Segera Berdiri di Pondok Kelapa 

“Sayangnya harga yang dijual (Pemprov DKI) jauh lebih tinggi sehingga tidak bisa dijangkau oleh masyarakat berpenghasilan rendah,” kata Prasetio seperti dikutip Kompas.com, Jumat (19/1/2018).

Lebih rinci Prasetio mengungkapkan bahwa harga jual rumah Program Sejuta Rumah berkisar antara Rp100 juta sampai Rp135 juta untuk rumah tapak. Cicilan yang dibayar MBR hanya Rp825.000 sampai Rp1,1 juta per bulan. “Dengan begitu, sesuai dengan persyaratan bank, masyarakat dengan pendapatan Rp3 juta per bulan masih bisa mencicil,” kata Prasetio.

Baca juga: Mau Hunian DP Rp0? Gajimu Harus di Bawah Rp7 Juta

Nah, gimana dengan Rumah DP Nol Rupiah milik Anies-Sandi? Dengan harga rumah Rp185 juta dan Rp350 juta, cicilannya per bulan sekitar Rp1,5 juta hingga Rp2,6 juta. “Artinya, pendapatan minimal (harus) Rp4,5 juta. Sedangkan UMP DKI Rp3,6 juta. Jadi, Rusunami DP Nol Rupiah itu bukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, tapi kelas menengah,” kata Pasetio.

Mau tahu tanggapan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno? Dia mengatakan, warga DKI yang berpendapatan di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP) memang tak bisa membeli rumah dengan skema uang muka (DP) Nol Rupiah. Pemprov DKI Jakarta, katanya, akan memikirkan cara lain agar MBR juga bisa memiliki rumah.

Baca juga: Pemprov DKI Bangun Hunian DP Rp0, Ciyus nih! Mau Beli Gak?

“Mereka kelihatannya enggak bisa masuk skema rumah DP Nol Rupiah karena pendapatannya di bawah UMP. Nah, di situ mungkin intervensi pemerintah untuk memberikan opsi lain,” ujar Sandiaga, seperti dikutip Kompas.com, Senin (22/1/2018).

Sandiaga menjelaskan, salah satu opsi yang dipikirkan adalah membangun rumah susun sederhana sewa (Rusunawa). Wah, kayak progam Ahok dong! Rusunawa.

rumah123.com