Ciputra: Program DP Rp0 Bisa Sangat Membantu Masyarakat

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Begawan properti Ciputra menyambut baik program uang muka (depe) Rp0 yang ditawarkan Gubernur Jakarta Anies Baswedan untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah (MBR/MBM) di Jakarta. Program itu merupakan perwujudan janji kampanye pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno sebelum menjadi gubernur dan wakil gubernur yang awal tahun ini mulai direalisasikan dengan membangun dua menara apartemen murah di atas lahan 1,4 ha di Jl H Namat, Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

ir ciputra

Tahap pertama dikembangkan satu menara berisi tipe 21 m2 (195 unit) dan 36 m2 (513 unit). Harga tipe 21 m2 ditetapkan Rp185 juta/unit, tipe dua kamar 36 m2 Rp320 juta. Apartemen bisa dibeli MBR warga Jakarta yang berpenghasilan di bawah Rp7 juta/bulan sendiri atau berpasangan. Pada hari yang sama dengan pemancangan tiang pertama (ground breaking) apartemen Pondok Klapa Village akhir pekan lalu itu, Sandi juga meneken nota kesepahaman atau MoU dengan 21 pengembang yang mengaku siap mendukung program depe Rp0 itu dengan membangun apartemen sejenis.

Menurut Ciputra, program depe Rp0 ini merupakan inisiatif aktif Pemprov Jakarta yang sangat concern untuk bagaimana masyarakat menengah bawah Jakarta bisa memiliki hunian yang layak. “Saya sangat menyambut baik program ini dan nantinya ini bisa menjadi percontohan untuk seluruh Indonesia. Ini merupakan bagian dari kewajiban kita untuk  membangun negeri ini,” ujarnya saat diminta Sandi memberikan masukan postif kepada kalangan pengembang yang menandatangani MoU di Balaikota Jakarta.

Pendiri Ciputra Group itu juga berharap agar program depe Rp0 ini bisa berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan kegaduhan yang akhirnya malah tidak baik untuk situasi bisnis dan perekonomian. Ia mencontohkan pembangunan pulau baru (reklamasi) di Teluk Jakarta yang menimbulkan kegaduhan luar biasa dan membuat investor dari luar negeri menjadi ragu  berinvestasi di situ.

Untuk itu perlu koordinasi dan sinkronisasi yang baik antara semua pihak khususnya pemerintah pusat, Pemprov, dan Bank Indonesia (BI) yang hingga saat ini belum secara resmi  menyetujui programa depe Rp0 untuk pembelian properti. Di sisi lain pengembang sangat membutuhkan pembiayaan dari bank dan konsumen butuh keringanan untuk pembelian huniannya.

“Pengembang itu mengubah debu menjadi bangunan dan sudah menjadi misi pengusaha yang baik ingin membuat seluruh masyarakat makmur khususnya di bidang perumahan. Saya yakin Sandi sangat tahu betapa susahnya menjadi pengusaha di Indonesia, makanya kebijakan yang baik seperti ini harus didukung,” katanya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me