Pengembang: Potensi Depe Rp0 Mencapai Rp108 Triliun

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Pemprov DKI Jakarta sudah meresmikan program hunian dengan depe Rp0 untuk warga Jakarta yang berpenghasilan maksimal Rp7 juta. Proyek pertamanya Pondok Klapa Village (1,4 ha) di Jalan H Namat, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, yang akan menyediakan unit apartemen tipe studio 21 m2 sampai 2 kamar 36 m2 seharga Rp185 juta dan Rp320 juta/unit. Di saat yang sama Pemprov Jakarta juga meneken perjanjian dengan 21 pengembang yang siap mengembangkan proyek hunian serupa.

Ilustrasi

Ilustrasi

Menurut CEO Eureka Group Lukman Purnomosidi, program hunian dengan depe Rp0 ini akan memiliki dampak ikutan yang panjang dan bisa menggerakan perekonomian secara signifikan. Ketua Umum Real Estat Indonesia (REI) periode 2004-2007 ini menyebut ada kekurangan hunian untuk warga Jakarta yang mencapai 300 ribu unit.

“Kalau dirata-rata harga apartemen murah Rp360 juta, maka potensi pasarnya mencapai Rp108 triliun. Belum lagi potensi ikutannya karena hunian pasti membutuhkan fasilitas ritel maupun komersial. Jadi dampak dari program ini saja sangat luar biasa,” katanya saat menandatangani MoU pengembangan hunian dengan depe Rp0 dengan Wakil Gubernur Sandiaga Uno di Balaikota Jakarta pekan lalu.

Lukman bukan hanya menyebut potensi fasilitas komersial maupun lebih dari 100 industri turunan dari bisnis properti, tapi juga potensi pajak yang bisa diraih Pemprov. Dari program ini saja akan sangat banyak aktivitas perekonomian yang akan bergulir dan terus membesar sehingga perekonomian di Jakarta juga akan semakin baik karena penarikan pajaknya besar.

“Kalau kita hitung kasar kapitalisasi pasar dari program ini saja bisa mencapai Rp300 triliun. Kalau kita optimis program ini bisa kita jalankan selama 10 tahun, itu artinya ada tambahan penyerapan aktivitas ekonomi di Jakarta hingga Rp30 triliun per tahun dari program ini saja,” ujarnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me