Sederetan Rumah Ini Dijual Tapi Cuma Terima Pembayaran Bitcoin Lho

Big Banner
Ilustrasi (Rumah123/Realtor)

Bitcoin sudah beredar hampir satu dekade lalu, tepatnya pada 2009 silam. Namun, mata uang digital ini baru ngetop belakangan.

Bitcoin dirumuskan oleh sekelompok orang di bawah nama Satoshi Nakamoto. Mata uang ini dikenal sebagai cryptocurrency. Tidak ada bank sentral yang mengaturnya.

Baca juga: 22,5 Persen Orang Indonesia Pilih Properti Sebagai Investasi, Kamu Termasuk Ga?

Nilai tukar mata uang digital ini naik tajam dari 1.000 dollar AS (Rp13 juta) pada awal 2017, naik menjadi 17.000 dollar AS (Rp225 juta) pada Desember 2017. Wow, kenaikan yang luar biasa kan?

Kenaikan nilai Bitcoin juga membuat sejumlah rumah yang dijual di Amerika Serikat hanya mau menerima mata uang ini. Mereka tidak mau menerima pembayaran dalam dollar AS.

Baca juga: Apartemen Ini Hanya Menerima Pembayaran Bitcoin, Wah Mata Uang Apaan Tuh?

Laman properti Realtor, mencatat bahwa sepanjang 2017 lalu ada sekitar 37 rumah yang dijual di seluruh AS yang menerima Bitcon sebagai metode pembayaran. Wah, banyak juga ya.

Sejumlah dari rumah ini berada di Florida yang berada di Pantai Timur. Kawasan ini terkenal sebagai rumah bagi pensiunan dan mereka yang menikmati sinar matahari.

Baca juga: Nilai Tukar Mata Uang Melemah, Saatnya Beli Properti

Rumah yang dijual bervariasi harga jualnya mulai dari 114.000 dollar AS (Rp1,5 miliar) hingga 7,92 juta dollar AS (Rp105 miliar). Semuanya hanya perlu dikonversikan ke Bitcoin.

Kalau kamu mau menjual properti kamu entah itu rumah, apartemen, atau ruko, berani mengambil risiko untuk menerima pembayaran dalam bentuk Bitcoin? Unik kan kalau kamu jual beli properti, tetapi tidak menerima pembayaran uang dalam bentuk rupiah.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me