Bila Menggunakan Alat+Cairan Bersih-Bersih Rumah

Big Banner

Supaya tetap nyaman dihuni, rumah perlu dirawat dan dibersihkan berkala termasuk perabot dan perkakasnya.

Housing-Estate.com, Jakarta – Saat ini ada banyak produk cairan pembersih yang bisa digunakan untuk membersihkan lantai, saniter, kaca, dan lain-lain. Dengan cairan yang tepat, proses pembersihan pun lebih mudah dan bersih maksimal.

dapur mungi

Untuk membersihkan lantai sebenarnya cukup disapu kemudian dipel menggunakan kain lembab. Lantai kamar mandi yang selalu basah perlu diperhatikan lebih ekstra karena mudah bernoda yang bila dibiarkan akan menjadi kerak yang lebih sulit dibersihkan.

Ada baiknya lantai dan dinding kamar mandi selalu dibersihkan berkala agar nodanya tidak sempat mengendap. Termasuk di bagian nat keramiknya yang kerap menumpuk kotoran atau menjadi tempat berbiaknya lumut dan jamur.

Bila menggunakan cairan pembersih, pastikan takarannya mengikuti aturan supaya lantai rumah tidak rusak atau lengket. Salah satu produk pembersih lantai itu adalah Mr Muscle keluaran PT SC Johnson And Son Indonesia. Variannya ada beberapa untuk jenis lantai yang berbeda.

Misalnya, kita bisa menggunakan Mr Muscle Axi Keramik plus polymer untuk membersihkan lantai keramik dan mencegah kotoran melekat kembali. Mr Musckle Axi Marmer plus wax untuk lantai marmer dan granit, dan Mr Muscle Axi Triguna untuk membersihkan semua jenis lantai yang dilengkapi dengan disinfektan untuk membunuh kuman. Produk lain juga cukup banyak yang umumnya ditambahi dengan berbagai aroma untuk membuat suasana ruangan menjadi lebih segar.

Khusus cairan pembersih kamar mandi, umumnya mengandung bahan kimia yang lebih keras untuk mengangkat kerak dan endapan kotoran. Pastikan tangan terlindung dari bahan pembersih ini saat menggunakan dan bilas sampai kandungan kimianya menghilang setelah selesai melakukan pembersihan.

Peralatan

Unilever, perusahaan global penyedia produk makanan, minuman, perawatan tubuh dan juga produk pembersih rumah, berbagi tips mengenai bersih-bersih rumah. Selain cairan, dibutuhkan juga alat yang tepat untuk melakukannya. Alat yang tepat akan memudahkan kita melakukan pembersihan dengan hasil yang lebih maksimal.

Alat pel ada beberapa jenis yang saat ini beredar di pasaran. Ada alat pel dengan bantalan datar berbentuk persegi panjang yang didorong menggunkan gagang panjang. Bantalan pelnya bisa dicopot dan dicuci untuk kemudian digunakan lagi. Kekurangan jenis alat pel ini agak sulit digunakan bermanuver untuk menjangkau sudut-sudut ruang yang sempit.

Ada juga alat pel berbentuk rumbai-rumbai yang terbuat dari tali atau kain panjang. Jenis ini lebih mudah digunakan untuk mengepel sudut-sudut ruangan dan menggosok kotoran yang melekat pada lantai. Hanya saja kain pel jenis ini tidak mudah dibersihkan karena bentuknya yang panjang-panjang sehingga kotoran bisa masuk ke celah-celahnya.

Perangkat pembersih lain yang juga penting namun kerap diabaikan adalah spons untuk mencuci perangkat makan-minum. Menurut Yosianto C Marwita, Brand Manager Home Care Division PT 3M Indonesia, produsen peralatan kebersihan rumah, spons atau sabut untuk mencuci perangkat pecah belah bisa menjadi media tempat berkembangnya bakteri.

“Spons yang digunakan berulang bisa jadi penyebab berkembangnya bakteri e-coli, staphylococcus, dan lain-lain dari sisa makanan dan kotoran yang tertinggal. Makanya kami mengeluarkan produk spons bebas bakteri Scotch-Brite yang ditambahi zat anti bakteri untuk menghambat pertumbuhan bakteri penyebab diare,” tuturnya.

Ada dua produk spons anti bakteri yang dikeluarkan 3M: spons berwarna hijau yang menggunakan bahan serat mineral untuk membersihkan alat masak berbahan stainless steel atau alumunium, dan spons berwarna biru yang mengandung material penggosok khusus untuk membersihkan berbagai perangkat tanpa meninggalkan goresan.

Yosianto mengklaim produk sponsnya bisa menghambat pertumbuhan bakteri penyebab diare hingga 96 persen.

Kita juga kerap salah dalam hal penyimpanan spons pencuci ini. Dibiarkan basah atau disimpan di wadah yang berair yang membuat spons mengeluarkan bau tak sedap selain tidak higienis.

“Karena harganya murah kita kerap tidak menghargai alat bantu yang kecil ini, padahal fungsinya cukup besar. Setelah digunakan letakkan spons di wadah yang kering dan ganti berkala bila sudah tidak layak pakai. Kami terus melakukan edukasi terkait material dan cara yang tepat untuk bersih-bersih rumah ini,” ujarnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me