Milenial Pengen Punya Rumah? Ga Usah Bilang Sapa-Sapa, Just Do It!

Big Banner

Foto: Rumah123/iStock

  

Cuekin aja kalau ada yang meragukan kamu bakal segera punya rumah. Pasalnya, punya rumah  tuh hak setiap orang. Ga peduli gajinya berapa atau pekerjaannya apa, atau lokasi rumahnya di mana. Jangan pula tergoda kalau ada yang membelokkan rencana kamu untuk segera punya rumah pada usia muda. Bisa punya rumah saat usia masih muda tuh sebuah prestasi lho!

Semakin Muda Kamu Punya Rumah Semakin Untung

Punya properti sedari muda berarti kamu sudah melakukan investasi karena properti adalah salah satu instrumen investasi. Semakin muda kamu memulai berinvestasi, maka semakin banyak keuntungan yang bisa kamu raih. Apalagi ketika kamu belum berkeluarga. Kamu masih leluasa menyisihkan sebagian dari pendapatan.

Lagi pula kalau umurmu masih 20-an, masih okeh deh coba-coba berbagai macam instrumen investasi, termasuk properti. Dari yang minim risiko hingga berisiko tinggi. Selain itu, kalau umur 20-an kamu sudah punya rumah, maka kamu akan leluasa menyisihkan pendapatanmu untuk dana pensiun, Bandingka kalau kamu memulainya ketika menginjak usia 40 tahun.

Baca juga: Gaji Kecil Kok Investasi? Salah Kaprah Keleuuusss!

Pilih Produk Properti yang TepatUang yang kamu simpan bisa saja tak memberi kamu keuntungan. Pasalnya, inflasi yang rata-rata 2,5% per tahun bakal menggerus uang simpananmu. Lebih-lebih kalau ada beban biaya administrasi sementara bunga yang diberikan bank adalah kecil.

Coba kalau kamu menyimpan uang dalam bentuk properti, uangmu memang jadi ditahan dalam jangka waktu tertentu, tapi tidak akan ada penurunan nilai uang, malah justru nilainya akan meningkat seiring kenaikan harga properti.

Tetapkan Tujuan untuk Punya Rumah

Kalau kamu sudah menetapkan satu tujuan keuangan yakni untuk beli rumah, maka kamu otomatis akan merencanakan keuanganmu. Tujuan akan mengantarkan kamu pada mimpi untuk punya rumah.

Nah, kalau kamu sudah punya tujuan finansial yang ingin kamu capai, maka berinvestasi akan membuat kamu bersemangat. Lagi pula, rencana keuangan yang jelas akan membuat kamu lebih tenang menjalani kehidupan ini.

Baca juga: Alihkan Pengeluaran Gaya Hidup, Saatnya Milenial Berinvestasi PropertiPerbanyak Pendapatan Pasifmu

Ide dasar kebebasan finansial adalah mengubah penghasilan aktif menjadi penghasilan investasi dan pendapatan pasif.

Pendapatan aktif adalah dana yang kamu dapat dari menukarkan waktu, tenaga, pikiran, dan keringatmu dengan uang. Gaji yang kamu hasilkan dari pekerjaanmu tergolong penghasilan aktif. Sementara penghasilan dari investasi, semisal dari menyewakan properti, merupakan penghasilan pasif. Uang yang kamu dapatkan dari bekerja lalu kamu belikan properti dan ketika disewakan menghasilkan uang.

Baca juga: Investasi Properti Memang Ga Pernah Rugi, Masih Belum Ikutan Nih?Semakin kamu mendapatkan banyak uang dari pendapatan pasif, maka kamu tak hanya mengandalkan gajimu. Pemasukan finansialmu bukan hanya dari gaji, melainkan juga dari penghasilan tambahan yang signifikan dari berinvestasi properti.

Semakin banyak pendapatan pasifmu, maka akan semakin cepat kamu jadi orang kaya. Semakin dini kamu mewujudkan hal ini, maka semakin cepat uang bekerja untuk dirimu! Mau?

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me