Tahap Pertama Arumaya Terpesan 170 Persen

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – PT Brahmayasa Bahtera, kongsi Astra International dan  Hongkong Land, akan mulai memasarkan secara resmi apartemen mewah Arumaya (2,6 ha/1 menara/262 unit) akhir Februari atau awal Maret 2018.

Pada tahap pertama apartemen di koridor bisnis Jl RA Kartini–TB Simatupang, Jakarta Selatan, tidak jauh dari perumahan kaum berada Pondok Indah yang dilintasi moda transportasi massal mass rapid transit (MRT) Lebak Bulus–Bundaran HI–Kota–Ancol Timur itu, akan menawarkan sebagian dulu dari jumlah unitnya.

astraland arumaya

“Saat ini NUP (nomor urut pemesanan) yang masuk sudah mencapai 170 persen dari perkiraan jumlah unit yang akan kita tawarkan pada tahap pertama itu,” kata Wibowo Muljono, Head of Residential PT Brahmayasa Bahtera, saat memperkenalkan proyek baru Astra Land itu kepada wartawan di Jakarta, Rabu (31/1/2018). Sejak akhir tahun lalu proyek sudah terlebih dulu diperkenalkan kepada para broker.

Ia belum mau menyebutkan secara tegas persentase unit Arumaya yang akan ditawarkan pada tahap pertama. “Tapi, kurang lebih akan sama dengan penawaran unit tahap pertama Anandamaya yang 15 persen,” lanjutnya.

Anandamaya adalah apartemen pertama Astra Land yang berlokasi di pusat bisnis Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, yang menyasar pasar high end dan sekarang sudah hampir rampung dan hampir habis.

Yang jelas ia menilai dengan kondisi pasar yang mulai membaik dan pembangunan infrastruktur transportasi massal yang sudah mulai terlihat wujudnya, sekarang saat yang tepat untuk mulai merilis proyek baru.

Arumaya (arum = emas dan maya = kekuatan penciptaan) yang akan menelan investasi total Rp 1 triliun itu menawarkan unit 1–3 kamar tidur (KT) seluas 55 – 116 m2 seharga Rp35 – 41 juta/m2 tergantung tipe dan blok. Selain itu ada juga tipe garden villa berupa rumah landed di area bawah dan atas sebanyak masing-masing delapan unit seluas 218 – 298 m2 per unit.

Karena makin berkurangnya ruang terbuka hijau (RTH) untuk bermain dan bersosialisasi di Jakarta, selain karena image daerah Jakarta Selatan sebagai kawasan permukiman tapak yang hijau, Arumaya mengalokasikan 70 persen lahannya untuk RTH dan fasilitas penghuni apartemen.

Lokasi di koridor bisnis yang sudah dipenuhi menara perkantoran yang dihuni perusahaan domestik dan global, membuat Wibowo makin optimis dengan prospek Arumaya. Target pasarnya para eksekutif muda dari kalangan atas yang mendambakan hunian yang banyak memiliki taman dan kehijauan. “Di koridor TB Simatupang-RA Kartini banyak perusahaan nasional dan multinasional, tapi masih sangat sedikit yang menawarkan apartemen untuk segmen upper dengan konsep seperti Arumaya. Karena itu kita optimis dengan prospek proyek,” ujarnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me