Jakarta Masih Nyaman-Nyaman Aja Kok Buat Tempat Tinggal

Big Banner
Pejalan kaki melintas di garis kuning (yellow line) di Jatinegara, Jakarta. Foto: Rumah123/Dharma Wijayanto

 

Apa yang paling diingat orang tentang Jakarta? Banjir dan kemecetan lalu-lintasnya. Banjir, misalnya, mungkin semakin jadi PR karena dikabarkan belakangan ini bahwa permukaan tanah di Jakarta turun 3-18 cm. Akibatnya, ada beberapa wilayah Jakarta yang sering kena banjir rob, sebut saja di Muara Baru, Jakarta Utara.

Itu salah satu temuan yang kurang menggembirakan tentang Kota Jakarta. Masih nyaman ga sih tinggal di Jakarta? Kalau merujuk hasil survei Most Liveable City Index (MLCI) 2017 yang dirilis Ikatan Ahli Perencanaan (IAP), Provinsi DKI Jakarta masuk dalam average tier city atau kelompok kota dengan indeks livability rata-rata.

Baca juga: Permukaan Tanah Jakarta Turun 3-18 Cm, Masih Pengen Tinggal di Jakarta?

Apa itu livability? Menurut Ketua IAP DKI Jakarta, Dhani Muttaqin, livability merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan warga yang akan memicu produktivitas dan efisiensi kota. MLCI sejalan dengan visi gubernur DKI Jakarta yang ingin menjadikan Jakarta sebagai kota yang maju dan warganya bahagia.

Jadi, kalau indeks livability Kota Jakarta kategorinya rata-rata, berarti tinggal di Kota Metropolitan ini masih aman-aman saja, bukan?

Pada survei  tersebut, Jakarta mendapatkan skor 62,6. Angka tersebut mengalami peningkatan performa bila dibandingkan survei MLCI pada 2009, 2011, dan 2014, yang memposisikan Jakarta di kelompok bottom tier city.

Baca juga: Wah, Jakarta Cuman Nomor Empat di Dunia Lho, Masalah Apa Ya?

Dilaksanakan serentak di 19 Provinsi dan 26 Kota, Survei MLCI 2017 tersebut mencakup aspek: perumahan, keamanan kota, fasilitas kelompok rentan, perekonomian, fasilitas ekonomi, sektor informal, politik kota, fasilitas taman kota, dan lain-lainnya.

Dhani mengatakan, hasil survei tersebut perlu dijadikan refleksi tentang Kota Jakarta dan temuan dalam survei tersebut perlu dijadikan sebagai patokan dalam pembangunan Jakarta.

“Salah satu bentuk konkretnya adalah menjadikan hasil survei MLCI sebagai salah satu patokan dalam penyusunan RPJMD DKI Jakarta 2017-2022 dan proses Peninjauan Kembali RT/RW DKI Jakarta yang sedang dilakukan,” kata Dhani seperti dikutip Kontan.co.id, Jumat (2/2/2018).

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me