Adhi Karya Luncurkan Dua Proyek Baru Berkonsep TOD

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – PT Adhi Karya (Persero) Tbk melalui Departemen Transit Oriented Development (TOD) dan Hotel mengembangkan LRT City di stasiun-stasiun di sepanjang jalur kereta ringan atau light rail transit (LRT) yang saat ini dibangunnya di megapolitan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi). Dari 16 bakal stasiun LRT itu, Departemen TOD dan Hotel Adhi Karya mengembangkan 13 di antaranya dengan konsep TOD atau terintegrasi dengan transportasi massal itu.

Salah satu proyek LRT City dari Adhi Karya di jalur LRT Jabodetabek

Salah satu proyek LRT City dari Adhi Karya di jalur LRT Jabodetabek

Ke depan Departemen TOD dan Hotel akan disapih menjadi anak usaha Adhi Karya yang khusus mengembangkan proyek TOD. Untuk pengembangan proyek properti secara umum, jauh sebelumnya Adhi Karya sudah mendirikan PT Adhi Persada Properti (APP).

Sekarang, selain LRT City, dalam waktu dekat Adhi Karya juga akan meluncurkan proyek TOD lain di Ciputat dan Cisauk, Tangerang Selatan, Banten. Kalau di Ciputat terintegrasi terminal Transjabodetabek atau Trans Jakarta, di Ciasuk dengan stasiun kereta komuter.

“Di Ciputat namanya Oase Park apartment di Jalan RE Martadinata. Luasnya empat hektar yang akan dibangun tujuh tower apartemen dan satu mal. Kami kerja sama dengan Perum PPD sebagai pemilik tanah. Di Cisauk namanya Cisauk Point di stasiun Cisauk, luasnya 2,5 hektar yang akan terdiri dari enam tower, tanahnya punya PT Kereta Api Indonesia (KAI),” kata Amrozi Hamidi, GM Departemen TOD dan Hotel Adhi Karya, kepada housing-estate.com di ajang Indonesia Property Expo (IPEX) Bank BTN di Senatan, Jakarta, Selasa (7/2/2018).

Sebagian tipe bersubsidi

Oase Park di Ciputat akan diluncurkan resmi April 2018 disusul kemudian oleh Cisauk Point. Selain unit apartemen komersial, antara 30-35 persen dari unit di dua apartemen itu ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan harga unit Rp300 jutaan.

Ia menyebutkan, konsep hunian TOD akan terus dikembangkan Departemen TOD dan Hotel Adhi Karya seiring pengembangan proyek infrastruktur transportasi massal yang digenjot pemerintah demi memudahkan mobilitas masyarakat urban dan membantu mengurangi kemacetan lalu lintas di kota besar yang populasinya kian padat.

“Transportasi darat terus bertumbuh, sementara pertumbuhan jalan tidak seiring dengan jumlah pengguna kendaraan (pribadi). Belum lagi peningkatan populasi dan problematika perkotaan lainnya. Hunian dengan konsep TOD menjadi salah satu jawaban masalah tersebut. Kami memosisikan diri sebagai inisiator pengembangan hunian dengan konsep TOD itu,” jelas Amrozi.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com