Keluarga Mochtar Riady Salah Satu Orang Kaya di Bisnis Properti

Big Banner

Terobosan2 Brilian

Keluarga Mochtar Riyadi pendiri Grup Lippo adalah salah satu orang kaya versi majalah Properti Indonesia (MPI) edisi Februari 2018, dengan total keayaan Total Kekayaan Rp40 triliun. Mochtar berada dirutan ke lima dari 11 orang kaya di bisnis properti tanah air.

Di sektor properti, Lippo Group melalui anak usaha Lippo Land tercatat sebagai imperium terbesar dengan pendapatan sekitar Rp8,351 triliun dan total aset lebih dari Rp38 triliun per triwulan ketiga, tahun 2014 lalu.

Kota Baru Lippo Karawaci merupakan proyek pertama mereka yang dibangun pada tahun 1993. Lippo Group saat ini memiliki 4 konsentrasi bisnis; yaitu bisnis properti melalui flagship PT Karawaci Tbk. Ritel melalui PT Matahari Putra Prima Tbk dan PT Matahari Departement Store Tbk. Bisnis Media berlabel First Media Tbk dan Berita Satu Holding. Di sektor pendidikan melalui bendera Pelita Harapan Foundations.

Di bawah Lippo Karawaci Tbk (LPKR), Lippo Group fokus pada 4 bisnis properti terintegrasi, yaitu Residential &Urban Development, Hospitals, Commercial dan Asset management. Bersama PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) yang melantai di bursa, merupakan mesin utama yang penggerak ekspansi grup Lippo Land.

Lippo Group saat ini telah membangun dan mengelola 3 kota mandiri Lippo Village, Lippo Cikarang, dan Tanjung Bunga Makassar. Dengan total populasi sekitar 113.250 jiwa, yang tinggal di 28.393 rumah serta sejumlah superblock di beberapa kota besar di Indonesia.

Di divisi rumah sakit, melalui bendera Siloam Hospitals, Lippo mengelola dan mengoperasikan 16 rumah sakit, 7 berada di Jabodetabek dan lainnya di Surabaya, Balikpapan, Palembang, Jambi, Manado, Makassar, dan Bali serta segera mengelola 40 rumah sakit baru dalam beberapa tahun ke depan.

Di bidang properti komersial, imperium ini mengelola 34 mal yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan total luas area sekitar 2,6 juta m2. Jumlah ini masih akan bertambah karena dalam beberapa tahun ke depan masih akan membangun sekitar 12 sampai 18 mal baru.

Divisi Hotel, Lippo Group juga mengelola 8 hotel berbintang lima berlabel Aryaduta, dengan total 1.665 kamar, atau merupakan kelompok hotel bintang lima terbesar di Indonesia. Hotel-hotel tersebut terletak di berbagai lokasi strategis di sejumlah kota besar; Jabodetabek, Medan, Pekanbaru, Manado, Makassar, dan Palembang.

Di manajemen properti unit usaha asset management terdiri dari pengelola dua Real Estate Investment Trust (REIT) dan tercatat di bursa Singapura, pengelola mal dan hotel serta pengelola kota-kota mandiri dengan nilai Aset REIT dalam pengelolaan US$2,2 miliar. Lippo juga kreatif dalam mendiversifikasikan produk mereka, yaitu dengan mengembangkan San Diego Hills yang berupa fasilitas penguburan di Karawang yang membidik segmen kelah atas.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia

mpi-update.com