SPS Group Komitmen Terhadap Kondisi Lingkungan

Big Banner

Hadirnya Presiden RI Joko Widodo meresmikan perumahan Villa Kencana Cikarang (VKC) yang dikembangkan SPS Group membuat proyek tersebut diburu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Tak heran jika sepanjang tahun 2017 lalu SPS Group berhasil membukukan penjualan sebanyak 15.000 unit.

Tuti Mugiastuti, General Manager SPS Group mengatakan, selain kehadiran Jokowi ke proyek VKC, hal lain yang menjadi pertimbangan masyarakat dalam memilih VKC adalah komitmen SPS Group dalam upaya memberikan lingkungan hunian yang layak dan nyaman. “Kami sangat mempertimbangkan aspek infrastruktur yang ada di kawasan VKC. Dari jalan boulevard yang lebar, ketersediaan air bersih hingga kondisi aliran sungai yang ada di dalam kawasan sangat kami perhatikan,” ujar Tuti.

Namun kondisi cuaca ekstrim yang terjadi beberapa hari lalu menyebabkan sebagian kecil kawasan VKC terendam banjir. “Dari 8.647 unit yang dibangun hanya 50 unit yang terkena dampak banjir yang artinya hanya 0,5% dari total luas kawasan,” kata Tuti seraya mengatakan standar kualifikasi VKC sudah di atas peil banjir.

“Artinya ketinggian muka tanah secara hidrologi paling aman dari risiko banjir. Aliran sungai di kawasan VKC sudah sangat baik karena kami rutin melakukan normalisasi agar sungai tidak mengalami pendangkalan. Terbukti sepanjang tahun 2017 tidak pernah terjadi banjir. SPS Group berkomitmen terhadap kondisi lingkungan,” papar Tuti.

Lebih lanjut Tuti mengatakan, salah satu penyebab VKC bisa terkena banjir adalah kondisi sungai setelah atau di luar kawasan VKC yang belum dinormalisasi, sehingga tidak mampu menahan derasnya debit air. Karena tidak mampu menahan derasnya air, akhirnya debit air itu berbalik dan masuk ke kawasan perumahan VKC.

Pihaknya berharap warga penghuni tidak perlu panik menghadapi kondisi tersebut, karena SPS Group saat ini sedang koordinasi dengan Dinas Pengairan dan Pemda dalam mengatasi kondisi tersebut agar kejadian ini tidak terulang lagi.

“Kami juga menyarankan kepada Pemda setempat untuk segera melakukan normalisasi sungai yang ada di wilayah-wilayah yang pembangunan pembangunan propertinya sedang pesat. Aliran sungai ini harus terintegrasi, mulai dari dalam kawasan perumahan hingga di aliran sungai terakhir menuju ke laut,” jelas Tuti.

Tahun 2018 ini, SPS Group akan menghadirkan proyek Grand Cikarang City 2 yang diharapkan dapat mengulang sukses dari proyek terdahulunya Grand Cikarang City (GCC). Lokasinya tidak jauh dari GCC, hanya sekitar 5 km dan sekarang ini SPS Group sudah menguasai lahan seluas 70 hektar untuk proyek tersebut. “Sekarang persiapan kami sudah sekitar 90% dan dalam waktu dekat akan segera berjalan,” tutup Tuti. YS

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me