IPEX BTN Catat Transaksi Rp9 Triliun

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Dengan kinerja yang memuaskan sepanjang 2017 kendati pasar properti lesu sejak 2014, Direktur Utama Bank BTN Maryono saat memaparkan kinerja perseroan 2017 di Jakarta, Rabu (14/2/2018), menyatakan, tahun ini BTN menargetkan peningkatan perolehan laba bersih 25 persen dari Rp3,02 triliun yang diperoleh tahun lalu.

Suasana pameran IPEX BTN

Suasana pameran IPEX BTN

Sementara pertumbuhan kreditnya ditargetkan 22 – 24 persen, pengumpulan dana pihak  ketiga (DPK) 19 – 22 persen dan peningkatan aset 17 – 20 persen.. “Saya yakin target itu akan tercapai. Selain karena makro ekonomi dan kondisi pasar makin baik karena adanya pilkada, pemilu dan event besar lain seperti Asian Games 2018, juga karena kebutuhan rumah (untuk dihuni sendiri) masih masih tinggi,” katanya.

Optimisme itu sudah terbukti antara lain dari pameran Indonesia Property Expo 2018 yang digelar Bank BTN bersama Ad House di Senayan, Jakarta, 3-11 Februari 2018, yang berhasil mencatatkan nilai transaksi Rp9 triliun dari target awal hanya Rp5 triliun.

Tentu saja rumah yang dikembangkan dalam program satu juta rumah yang dilansir pemerintah masih menjadi fokus pembiayaan BTN selain rumah komersial untuk kalangan menengah terutama.

Selama 2017 Bank BTN telah membiayai 667.312 unit rumah dalam program yang dilansir sejak akhir April 2015 itu, atau 100,2 persen dari target perseroan tahun 2017 yang 666.000 unit.

Rinciannya, kredit perumahan subsidi 481.329 unit atau setara Rp34,16 triliun dan kredit perumahan nonsubsidi 185.983 unit atau senilai Rp37,37 triliun. Tahun ini Bank BTN menargetkan penyaluran KPR untuk 750.000 rumah. Yaitu, 536.868 unit rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 213.132 unit rumah nonsubsidi.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me