Jakarta Terlalu Sering Kebanjiran, Sudah Saatnya Pindah ke Rumah Apung?

Big Banner
Canals in the old town center, with boats and floating houses on both sides, Amsterdam. Foto. Rumah123/Getty Images

Isu terus naiknya air laut sepertinya perlu diwaspadai. Selain itu, perlu juga ada tindakan-tindakan antisipasi masalah ini. Upaya pencegahan global warming memang perlu terus digaungkan, namun tak ada salahnya kita mulai memikirkan apa yang harus dilakukan jika dampak negatif pemanasan suhu global ini tetap terjadi.

Pemanasan suhu atmosfer dan bumi mempercepat melelehnya lapisan es di kutub Utara. Dampak lanjutannya adalah naiknya permukaan air laut yang pada akhirnya semakin mengurangi daratan. Saat ini saja Jakarta sudah merasakan sulitnya lahan untuk pembangunan perumahan, apa yang terjadi 10, 20, atau 50 tahun ke depan?

Baca juga: Deretan Checklist Wajib Biar Gak Beli Rumah di Kawasan Banjir

Belanda, konon, sudah berpikir sejauh itu. Seperti yang kita ketahui, teknologi negara yang pernah menjajah Indonesia ini memang terbilang jempolan. Beberapa jembatan yang mereka bangun di masa penjajahannya terbukti masih sangat kuat hingga kini.

Mirip Jakarta, Belanda juga memiliki permasalahan lingkungan yang cukup berat. Bencana banjir sering terjadi di negara ini. Bukan karena masyarakatnya sering buang sampah sembarangan, melainkan karena secara geografis, daratan di negara ini rata-rata berada di bawah permukaan laut. Tanggul dan bendungan sudah banyak dibangun.

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Rumah di Kawasan Banjir Tetap Laku!

Salah satu solusinya adalah membuat cekungan untuk menampung air tersebut. Cekungan ini lantas dikembangkan sebagai daerah untuk rumah terapung. Luapan air tidak lagi dipandang sebagai ancaman, justru jadi peluang.

Hunian dan Destinasi

Tak jauh berbeda dengan Belanda, ada sebuah kawasan di dekat San Fransisco, Sausalito. Kawasan yang dikelilingi perairan ini bahkan sudah lebih beruntung terkait adanya rumah apung. Tak sekadar hunian, rumah apung di Sausalito bahkan berhasil menjadi tambahan mata pencarian warganya untuk disewakan.

One of over 400 houseboats in the Sausalito marina, California.

Ya, Sausalito sudah menjadi destinasi wisata bagi mereka yang ingin merasakan tinggal di rumah apung. Bukan sembarang rumah apung tentunya karena desainnya sangat nyaman ditempati. Bagaimana tidak, membangun satu rumah apung di Sausalito bisa menghabiskan sekitar Rp20 miliar. Dijamin asik!

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me