E-Commerce dan Pergudangan Bisnis Saling Membutuhkan (2)

Big Banner

Tahun 2018 ini, PT Mega Manunggal Property Tbk. (MMLP) ingin membangun tiga hingga empat pergudangan di kawasan Jabodetabek. Head of Corporate Finance & Investor Relations MMLP Asa Siahaan kepada Kontan mengatakan, untuk mendukung ekspansi tersebut, manajemen MMLP mengalokasikan dana senilai Rp1,5 triliun. MMLP menargetkan total luas area sewa atau net leasable area (LSA) pergudangan tersebut mencapai 120.000 hingga 170.000 m2.

MMLP sudah memiliki calon klien atau penyewa di pergudangan tersebut. Salah satu calon penyewa itu adalah Lazada yang merupakan klien lama yang sudah menyewa pergudangan MMLP di wilayah Cimanggis. Salah satu gudang yang akan dibangun tahun 2018 adalah perluasan gudang Lazada seluas 30.000 ha.

Saat ini, MMLP mengoperasikan tujuh pergudangan. Tiga gudang terbaru akan beroperasi pada Maret tahun ini. Ketiga gudang itu berlokasi di kawasan MM2100, Cileungsi dan Cibatu. Kapasitasnya masing-masing mencapai 38.000 m2, 31.000 m2 dan 36.000 m2. Nilai total investasi ketiga pergudangan tersebut mencapai Rp800 miliar. Dengan tingkat hunian (occupancy rate) sebesar 100%, ketiga pergudangan itu menyumbangkan pendapatan senilai Rp90 miliar. “Saat ini baru 70%,” ungkap Asa.

Pengembang lainnya yang juga agresif membangun pergudangan adalah PT Intiland Development Tbk.. Sekretaris Perusahaan PT Intiland Development Tbk. Theresia Rustandi mengatakan, “Bisnis online ini lagi bagus, mereka banyak yang mencari gudang-gudang untuk tempat dari barang-barang dagangannya.”

PT Intiland Development Tbk saat ini tengah mengembangkan kawasan pergudangan di Tangerang bertajuk Aeropolis Techno Park seluas 35 ha dengan rencana pengembangan 440 unit gudang. Pada tahap pertama, emiten berkode DILD di Bursa Efek Indonesia tersebut melakukan pengembangan lahan seluas 8 ha. Di sana dibangun 60 unit gudang dengan tipe 9 x 30 dan 15 x 36 serta 70 unit small warehouse dengan tipe 6 x 16 dan 8 x 16. Pada saat awal, tipe small warehouse dipasarkan seharga Rp11 juta per m2 dan warehouse seharga Rp11,5 juta per m2. Memadukan pergudangan dan perkantoran

Sementara PT Fortune Mate Indonesia Tbk. (FMII) tengah mengembangkan kawasan pergudangan premium seluas 6 ha di Tambah Sawah, Sidoarjo, Jawa Timur, di lokasi eks pabrik sepatu. Direktur Fortune Mate Indonesia Aprianto Susanto mengatakan perseroan membidik bisnis pergudangan melihat bertumbuhnya perdagangan online atau e-commerce yang membutuhkan tempat penyimpanan barang atau pergudangan beberapa tahun ke depan.
Kawasan pergudangan tersebut terdiri dari 92 unit gudang dan 61 unit ruko yang terbagi dalam empat blok. Rencananya akan selesai dibangun pada 2019 nanti dengan investasi untuk bangunan saja tanpa lahan sekitar Rp170 miliar. “Konsepnya adalah memadukan pergudangan dan perkantoran, yakni bangunan pada lantai 1 difungsikan sebagai gudang, dan lantai 2 dan 3 difungsikan untuk perkantoran.

Kebutuhan pergudangan dan perkantoran dalam satu lokasi bisa terpenuhi dalam konsep yang kita kembangkan,” ujar Aprianto.
Selain pelaku bisnis perdagangan online, kata Aprianto, konsep tersebut juga diminati para pelaku di industri lainnya termasuk industri manufaktur yang sedang gencar mengembangkan pasarnya di Jawa Timur dan Indonesia timur. “Dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah Indonesia timur, kami yakin permintaan pergudangan berkelas premium akan semakin tinggi, apalagi dengan terus tumbuhnya bisnis online sekarang, dimana mereka juga membutuhkan pergudangan yang mendukung bisnis mereka,” ungkapnya.

Lalu PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) yang akan membangun dua gudang sewa di dua kota tahun ini yakni Makassar dan Balikpapan dengan kapasitas masing-masing 10.000 m2. Proyek gudang ini dibangun lewat anak usahanya PT SLP Surya Ticon Internusa (SLP).

Erlin Budiman, Investor Relation SSIA mengatakan, ekspansi gudang dilakukan setelah dapat permintaan dari tenan yang akan menyewa. Kedua gudang tersebut akan disewa oleh satu perusahaan multinasional yang bergerak di bidang consumer good. Dengan ekspansi tersebut makan total gudang sewa yang dimiliki SSIA lewat SLP akan meningkat 20.000 m2 tahun ini.
SLP ini merupakan perusahaan patungan antara SSIA dengan Mitsui Co Ltd, dan Ticon Industrial Connection Plc. Saat ini, SLP sudah memiliki sudah memiliki kawasan pergudangan modern dan pabrik siap pakai di Suryacipta Teknopark Karawang seluas 20 ha. Disana terdapat 26 unit gudang sewa dengan luas masing-masing 2. 500 m2- 5.000 m2 dan pabrik siap pakai dengan kapasitas mencapai 150.000 m2.
(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia

mpi-update.com