Tatalogam Lestari Kembali Raih Top Brand 2018

Big Banner

PT Tatalogam Lestari, produsen genteng metal, tahun ini kembali meraih penghargaan Top Brand Award 2018. Ini adalah penghargaan yang ketujuh kalinya diraih oleh PT Tatalogam Lestari.
Tiga produk andalan Tatalogam untuk kategori genteng metal yakni Multi Roof, Sakura Roof, dan Surya Roof, serta satu produk untuk kategori rangka atap baja ringan bermerk Taso, meraih penghargaan Top Brand Award yang penyerahannya dilaksanakan pada 20 Februari 2018 di Hotel Mulia, Jakarta.

Penghargaan Top Brand Award 2018 diberikan oleh Frontiers Consulting Group dan Majalah Marketing. Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi terhadap merek-merek dengan pilihan utama pelanggan dan pasar.
Pemenang Top Brand ditentukan melalui riset yang dilakukan dengan survei yang melibatkan kurang lebih 20.000 merek dari berbagai kategori produk di Indonesia. Top Brand Award diberikan kepada merek yang memenuhi kriteria Top of Mind Share, Top of Market Share dan Top of Commitment Share di kategorinya masing-masing.

“Citra dan reputasi merek-merek Multi Roof, Sakura Roof, dan Surya Roof, serta Taso produk PT Tatalogam Lestari, yang berdiri sejak 1994, sudah tidak diragukan lagi. Brand Awareness merek-merek tersebut sudah sangat kuat dan menjadi top of minds dikalangan masyarakat Indonesia.
Menjadi yang pertama dalam kategorinya tentu saja sangat menguntungkan bagi pertumbuhan pasar produk-produk tersebut. Namun demikian di sisi lain, kekuatan brand image dari produk-produk tersebut juga dapat memicu munculnya resiko pemalsuan merek dagang, ” ujar Wulani Wihardjono, Chief Financial Officet PT Tatalogam Lestari.

Ditambahkan Vice President Director PT Tatalogam Lestari, Stephanus Koeswandi, pemalsuan merek dagang dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab ini juga dialami produk Tatalogam, salah satunya adalah pemalsuan merek Taso. “Kasus pemalsuan merek Taso ini selain merugikan kami, konsumen pun dirugikan dengan barang yang palsu dan bisa membahayakan. Di sisi lain, negara kehilangan pajak yang besar dari pemalsuan merek ini, “ ungkap Stephanus.

Lebih lanjut Stephanus mengatakan, “Ada beberapa modus pemalsuan merek Taso, antara lain merek Taso digunakan untuk barang yang sejenis dengan merek Taso asli, yakni baja ringan kanal C atau mencantumkan nama merek yang mempunyai persamaan pada pokoknya dengan merek Taso. ”

Baja ringan Taso yang asli, kata Stephanus, terbuat dari bahan baku pilihan Hi Ten 550 dengan tebal lapisan anti karat AZ 100 sesuai spesifikasi standar SNI, sehingga terjamin kuat dan aman. Ada cara mudah untuk memastikan keaslian produk Taso yaitu Taso yang asli terdapat Printing Miring “SiMANTAP TASO” (branding sinusoidal) dan cap Taso pada produknya.

“Bila tidak ditemukan Printing Miring “SiMANTAP TASO” (branding sinusoidal), maka dipastikan bahwa produk baja ringan tersebut adalah palsu, walaupun pada produk tersebut mencantumkan merek Taso. Selain melakukan langkah hukum dalam menghadapi pemalsuan merek ini, Tatalogam juga tidak kenal lelah dalam mengedukasi konsumen tentang produk Taso yang asli, menyelenggarakan pelatihan kepada aplikator dan tenaga pemasang baja ringan, dan memperkuat down stream market untuk end user, ” papar Stephanus. YS

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me