Apartemen Apple Residence Simatupang Kelebihan Permintaan 200 Persen

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Begitu dilansir, apartemen bertngkat rendah Apple Residence (3.000 m2/3 menara/4 lantai/300 unit) besutan Diamond Land Development di Jl Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, langsung habis terpesan. Bahkan, permintaan mencapai dua kali lebih dari unit yang dipasarkan. Setidaknya begitulah klaim developernya.

apple residence

“Tahap awal kita pasarkan dua menara sebanyak 200 unit, tapi NUP (nomor urut pemesanan) yang masuk sampai saat ini sudah 405 unit,” kata Bayu Setiawan, Managing Director Diamondland Development, dalam acara pre launching apartemen itu di Jakarta, Minggu (25/2/2018).

Karena itu kalau harga perdana sebelum pre launching disebut baru Rp450 jutaan per unit tunai belum termasuk PPN atau Rp22 jutaan/m2, saat pre launching sudah naik menjadi Rp510 jutaaan menurut seorang staf marketingnya. Sekitar 90 persen unit di Apple Residence berupa tipe studio 20 m2.

Pasar antusias menyambut Apple Residence, kata Bayu, karena lokasinya di koridor bisnis Simatupang-RA Kartini yang banyak dihuni perusahaan besar domestik dan asing, dan mudah diakses dari berbagai penjuru Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) melalui jalan tol.

Lokasi apartemen di antara gerbang tol Lenteng Agung dan Ampera di tol JORR Ulujami-Pondok Pinang-Taman Mini yang membelah Jl Simatupang-RA Kartini. Koridor bisnis ini juga dilintasi moda transportasi massal MRT, busway dan kereta komuter.

Selain itu konsumen antusias karena bangunannya hanya empat lantai (low rise) sehingga terkesan seperti rumah tapak yang mendominasi koridor Simatupang dan sebagian dihuni pekerja asing (ekspatriat). Desain unitnya juga inovatif, karena dibuat dengan plafon (ceiling) tinggi sekitar 4,3 meter (net).

Jadi, penghuni bisa membuat lantai mezanin untuk tambahan ruang atau untuk private office atau WOHO (work office home office). Terakhir yang paling memikat konsumen, kendati bertingkat rendah, harga unitnya terjangkau. “Di koridor Simatupang rata-rata harga apartemen sudah di atas Rp25 juta per meter (m2),” ujar Bayu.

Yang juga tak kalah menarik, saat pre launching apartemen sudah mengantungi IMB. Karena itu Mei tahun ini Diamondland sudah bisa memulai pembangunan (ground breaking)  dengan target serah terima unit September 2020. Bersamaan dengan itu rencananya diluncurkan juga menara ketiga 100 unit.

Sebelumnya Mei 2015 Diamondland Development meluncurkan apartemen Diamond Amara Avenue atau Dave (1 menara/868 unit) di Jl Palakali dekat kampsu Universitas Indonesia (UI), Kota Depok, Jawa Barat, dengan harga perdana Rp11 jutaan. Sekarang harganya diklaim sudah di atas Rp15 jutaan/m2. Seluruhnya juga berupa tipe studio dengan target pasar mahasiswa UI dan universitas lain di sekitarnya seperti Gunadarma dan Pancasila. Unitnya juga dibuat dengan plafon tinggi (3,6 meter) sehingga memungkinkan pemilik menambahkan lantai mezanin.  “Saat ini Dave sudah terjual lebih dari 70 persen,” kata Bayu.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com