Pameran Bahan Bangunan, Desain Interior dan Arsitektur di Senayan, Jakarta, 15-18 Maret

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI) bekerjasama dengan Reed Panorama Exhibitions (RPE) kembali menggelar pameran tahunan industri keramik bertajuk KERAMIKA 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, 15-18 Maret 2018.

 Press conference pameran keramik KERAMIKA 2018 di Jakarta, Rabu (28/2/2018), dihadiri Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI) Elisa Sinaga (ketiga dari kanan) dan Ketua KERAMIKA 2018 H Mulyadi Toha (ketiga dari kiri). (Foto: Dok. Keramika)

Press conference pameran keramik KERAMIKA 2018 di Jakarta, Rabu (28/2/2018), dihadiri Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI) Elisa Sinaga (ketiga dari kanan) dan Ketua KERAMIKA 2018 H Mulyadi Toha (ketiga dari kiri). (Foto: Dok. Keramika)

KERAMIKA akan menjadi satu bagian dari ajang pameran bahan bangunan, arsitektur dan desain interior Megabuild Indonesia yang juga diorganisir Reed Panorama Exhibitons pada hari dan lokasi yang sama.

Salah satu tren baru dari pameran itu adalah, hadirnya segmen baru berupa safety, security and facility management yang terkait dengan beragam produk dan teknologi terkini dalam bidang keamanan dan fasilitas bangunan termasuk rumah tinggal.

Sementara industri keramik dalam negeri masih menghadapi masalah klasik, seperti harga bahan baku yang tinggi dan maraknya produk impor dari Tiongkok dan Vietnam.

Menurut data ASAKI, tahun 2017 pertumbuhan produksi keramik di dalam negeri mencapai 380 juta meter persegi per tahun, sedangkan impor meningkat 22 persen. Karena itu  ASAKI mengajak industriawan keramik turut mendorong industri ini agar tetap menjaga produksi, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja dan mempertahankan citra Indonesia di mata dunia. Pasar milenial yang melihat ide dan keunikan desain properti akan turut berdampak pula pada kebutuhan keramik dalam negeri.

“Industri keramik masih bisa eksis karena pasar yang masih terus tumbuh, baik berfokus pada pasar domestik namun berekspansi secara strategis ke kawasan seperti Tiongkok, Vietnam dan Timur Tengah. Untuk itu kami berharap keramik Indonesia bisa menjadi pilihan utama di dalam negeri dan pasar regional,” kata Ketua Umum ASAKI Elisa Sinaga, saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (28/2/2018).

Khusus keramik, produsennya juga akan menampilkan teknologi terkini dalam pameran seperti compaction, yaitu teknologi manufaktur yang mampu mencetak keramik berukuran besar (big slab), menyesuaikan dengan lebar dan panjang yang diinginkan.

Teknologi itu memudahkan produsen mencetak keramik dengan kepadatan dan ketebalan yang beragam antara 6–20 mm. Bila dikombinasikan dengan teknologi digital printing, akan menghasilkan keramik dengan teksktur alami seperti kayu, bebatuan dan lain-lain. Jadi, teknologi itu dapat mendorong inovasi desain dan konstruksi.

Keramika akan diikuti 40 peserta mulai dari pabrik keramik, mesin hingga bahan baku dari berbagai negara. Merek keramik yang berpameran di antaranya Arwana, Indogress, KIA, genteng berglazur Kanmuri dan banyak lagi.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me