Badan Pertanahan Buka Kantor di Mutiara Gading City

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Pengembang ISPI Group bekerja sama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) membuka kantor pertanahan (land services counter) di Mutiara Gading City (MGC/400 ha) yang dikembangkan ISPI di Jalan Pulo Timaha, Babelan, Bekasi, Jawa Barat. Dengan adanya kantor itu, layanan pertanahan di sekitar Bekasi Utara menjadi lebih mudah dari sebelumnya harus ke Cikarang.

launching-konter-layanan-pertanahan

“Sebelumnya kami sudah kerap bekerja sama dengan Kementerian ATR/BPN untuk mempermudah pengurusan sertifikat konsumen kami. Yang pertama kami lakukan di Ciifest Cikarang, kemudian di MGC, dan sekarang dihadirkan counter-nya untuk memudahkan konsumen dan masyarakat umum mengurus sertifikat tanahnya,” kata Preadi Ekarto, Komisaris Utama ISPI Group, saat peresmian Land Service Center (LSC) itu, Selasa (27/2).

ISPI Group juga memberikan layanan gratis untuk 1.097 unit rumah di MGC untuk meningkatkan perubahan status sertifikat hak guna bangunan (SHGB) menjadi sertifikat hak milik (SHM). Ini khusus untuk rumah-rumah yang sudah lunas yang dibiayai dengan KPR Bank BTN.

ISPI Group merupakan pengembang dengan proyek kebanyakan di wilayah Bekasi yang saat ini memiliki land bank seluas 1.400 ha. Kerja sama mengadakan LSC ini menurut Preadi bisa mendorong peningkatan perekonomian masyarakat dengan status sertifikat kepemilikan properti yang lebih jelas dan pasti.

Layanan yang bisa diberikan di LSC antara lain perubahan hak, penghapusan hak tanggungan (roya), peralihan hak (balik nama), pengecekan sertifikat, dan informasi pertanahan. Kepala BPN Kabupaten Bekasi Deni Santo menyebut kantor pertanahan di MGC akan memudahkan warga di empat kecamatan di Bekasi Utara mengurus sertifikat tanah.

“Pengembang di Bekasi sangat banyak dan penghuni kerap lupa kalau HGB itu ada jangka waktunya. Adanya layanan seperti ini di perumahan merupakan bentuk nyata kerjasama antara pihak terkait yang memudahkan pekerjaan kami dan masyarakat. Semoga konsep ini bisa menjadi percontohan untuk diterapkan di tempat-tempat lain,” ujar Deni.

Preadi menambahkan, sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), ISPI juga memberikan fasilitas untuk pengurusan legalitas rumah warga tidak mampu di LSC. “Tidak mahal kok, mengubah status HGB ke SHM hanya Rp50 ribu,” katanya.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me