Synthesis Development Jajaki Perpanjangan Busway ke Prajawangsa City

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Synthesis Development, pengembang proyek hunian terpadu (mixed use development) Prajawangsa City (7 ha/8 menara apartemen/4.169 unit), Jl Pedati (koridor Jl Raya Bogor), Cijantung, Pasar Rebo (Jakarta Timur), menjajaki kemungkinan memperpanjang jalur bus Trans Jakarta (busway) koridor Kampung Rambutan–Kampung Melayu ke lokasi proyeknya.

maket-prajawangsa-city

Mandrowo Sapto, Managing Director Synthesis Development, menyatakan hal itu dalam diskusi “Solusi Hunian, Transportasi, Akses dan Kualitas Hidup” yang diselenggarakan Synthesis Development, di lokasi Prajawangsa City, Selasa (27/2/2018).

Turut berbicara dalam diskusi itu Direktur Perencanaan dan Pengembangan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Sigit Irfansyah dan Country Director Institute for Transportation Development Policy (ITDP) Yoga Adiwinarto selain Presiden Direktur Synthesis Development Budi Yanto Lusli yang memberikan kata sambutan.

Menurut Mandrowo, sekarang faktor penentu keberhasilan proyek properti bukan hanya lokasi dan akses tapi juga sarana transportasi umum. “Lokasi kita hanya sekitar 15 menit berkendara ke terminal angkutan umum di Kampung Rambutan,” katanya. Selain busway, terminal Kampung Rambutan juga kelak menjadi stasiun kereta ringan atau light rail transit (LRT) Cawang–Cibubur yang saat ini dibangun.

“Kita menjajaki kemungkinan memperpanjang koridor busway itu ke lokasi Prajawangsa City yang hanya dua kilometer dari Pasar Rebo (halte busway sebelum Kampung Rambutan). Kita bersedia menyediakan lahan untuk Trans Jakarta berputar di Prajawangsa City. Sekarang tanpa dukungan transportasi umum yang baik, kita akan kehilangan sekian hari produktif di jalan setiap bulan (karena kemacetan),” ujarnya.

Selain dengan jalur busway, Prajawangsa City juga bisa dicapai dalam 20 menit dari  stasiun Tanjung Barat (Jakarta Selatan) di jalur kereta komuter Bogor-Depok-Jakarta. Jalur busway dan kereta itu terkoneksi dengan semua transportasi massal di megapolitan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) termasuk kereta bandara di Dukuh Atas, Jakarta Pusat.

“Jadi, dengan naik transportasi massal dengan ongkos yang terjangkau, dari Parajawangsa City orang bisa mencapai Ancol di Jakarta Utara dan bandara internasional di Cengkareng dengan mudah dan cepat,” jelas Mandrowo.

Pengguna kendaraan pribadi juga tidak kesulitan karena Prajawangsa City hanya dua kilometer dari jalan tol JORR Ulujami-Pondok Pinang-Taman Mini yang melintasi Pasar Rebo.  Jalan tol ini juga terhubung dengan semua jalan tol di Jabodetabek termasuk tol bandara.

Prajawangsa City sudah memasarkan tiga menara apartemen @500 unit mulai tipe studio 22 m2 seharga mulai dari Rp380 jutaan/unit. Dua menara pertama sudah terjual lebih dari 80 persen, menara ketiga sekitar 50 persen.

Saat ini developer menawarkan promo beli satu unit gratis biaya sewa tiga tahun di apartemen Bassura City yang juga dikembangkan Synthesis Development di Jl Basuki Rahmat, Jakarta Timur, yang sudah jadi dan dihuni. Prajawangsa City sendiri sedang menyelesaikan pembangunan jembatan baru yang lebih bergaya yang menghubungkan lokasi proyek dengan Jalan Raya Bogor.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com