Mulai 12 Maret Ada Lajur Khusus Angkutan Umum di Tol Jakarta-Cikampek

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Mulai 12 Maret 2018 akan diadakan lajur khusus angkutan umum bus di jalan tol Jakarta-Cikampek. Selain itu juga akan ada kebijakan ganjil-genap untuk mobil pribadi dan pembatasan kendaraan angkutan barang.

Hal itu dikatakan Direktur Perencanaan dan Pengembangan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Sigit Irfansyah dalam diskusi “Solusi Hunian, Transportasi, Akses dan Kualitas Hidup” yang diselenggarakan Synthesis Development, pengembang proyek hunian terpadu (mixed use development) Prajawangsa City (7 ha), Jl Raya Bogor, Cijantung, Pasar Rebo (Jakarta Timur), Selasa (27/2/2018).

Sigit Irfansyah (paling kanan), Direktur Perencanaan dan Pengembangan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), dalam diskusi “Solusi Hunian, Transportasi, Akses dan Kualitas Hidup” di Prajawangsa City, Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (27/2/2018).

Sigit Irfansyah (paling kanan), Direktur Perencanaan dan Pengembangan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), dalam diskusi “Solusi Hunian, Transportasi, Akses dan Kualitas Hidup” di Prajawangsa City, Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (27/2/2018).

Turut berbicara dalam diskusi itu Country Director Institute for Transportation Development Policy (ITDP) Yoga Adiwinarto dan Managing Director Synthesis Development Mandrowo Sapto, selain Presiden Direktur Synthesis Development Budi Yanto Lusli yang memberikan sambutan.

BPTJ adalah badan di bawah Kementerian Perhubungan yang antara lain menginisiasi pembentukan bus rapid transit (BRT) ber-AC Trans Jabodetabek dari berbagai perumahan di Bodetabek (Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) ke berbagai titik di Jakarta, untuk mengurangi penggunaan mobil pribadi yang menjadi penyebab kemacetan termasuk di jalan tol Jakarta-Cikampek.

“Selama ini orang tetap malas naik bus Trans Jabodetabek walaupun sudah nyaman dilengkapi AC dan WiFi serta kursi 2-2 yang bisa direbahkan, karena perjalanannya tetap lama ke Jakarta. Dengan kita buatkan jalur khusus angkutan umum di jalan tol, kita harapkan perjalanan bus lebih cepat dan orang mau beralih naik angkutan umum,” katanya.

Ia menyebutkan, dari 47,5 juta perjalanan setiap hari di megapolitan Jabodetabek, 75 persen menggunakan sepeda motor, 23 persen mobil pribadi dan hanya 2 persen yang naik transportasi umum.

Selain penggunaan kendaraan pribadi yang sangat massif itu, kemacetan di jalan tol Jakarta-Cikampek khususnya, juga karena padatnya arus kendaraan angkutan barang baik besar maupun sedang dan kecil. Karena itu mengiringi pengadaan jalur khusus angkutan umum itu, akan ada juga pengaturan dan pembatasan lalu lintas truk dan kebijakan ganjil-genap untuk mobil pribadi (hari ini untuk mobil dengan nomor polisi berakhiran genap, hari berikutnya mobil dengan nomor polisi berakhiran ganjil).

Pengguna mobil pribadi yang mau naik Trans Jabodetabek bisa memarkir kendaraannya di mal-mal yang ada dekat gerbang tol. “Tarif parkirnya flat Rp10.000 per hari bila menunjukkan tiket Trans Jabodetabek,” jelasnya. Jadi, dari empat lajur jalan tol, satu lajur untuk angkutan umum, satu untuk angkutan barang, dan dua untuk mobil pribadi. Kebijakan diterapkan pada hari kerja (Senin-Jum’at) pada jam sibuk pukul 06.00-09.00 WIB.

Dasar penerapan peraturan itu adalah Permenhub Nomor 18/2018 tentang Pengaturan lalu Lintas Selama Masa Pembangunan Proyek Infrastruktur Strategis Nasional di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek tertanggal 21 Februari 2018.

Saat ini jalan tol Jakarta-Cikampek diitingkatkan kapasitasnya dengan membuat jalur tambahan dalam bentuk elevated (melayang). Akibatnya jalan tol yang dalam kondisi normal saja sudah macet itu makin parah kemacetannya.

Ia mengakui, banyak yang memprotes kebijakan itu dengan alasan di luar negeri tidak ada negara yang menerapkannya. “Memang di luar negeri tidak ada kebijakan kayak gitu karena jalan tolnya nggak macet. Tapi, di sini jalan tolnya anda tahu sendiri kondisinya. Jadi, jalan tol di luar negeri tidak bisa dijadikan contoh untuk jalan tol di Jabodetabek. Kita perlu kebijakan khusus agar mobilitas tetap lancar,” kata Sigit.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com