10 Syarat Toilet Sehat

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Toilet termasuk bagian terpenting dari sistem pendukung sebuah sekolah dan asrama selain rumah tinggal dan bangunan komersial, karena berdampak langsung terhadap proses belajar-mengajar dan prestasi siswa-siswinya.

Ilustrasi toilet sehat dengan akses ventilasi udara di atas kloset (foto: Dok. HousingEstate/Susilo Waluyo)

Ilustrasi toilet sehat dengan akses ventilasi udara di atas kloset (foto: Dok. HousingEstate/Susilo Waluyo)

Sayangnya, kesehatan toilet belum menjadi prioritas banyak sekolah di Indonesia. Seringkali toilet tidak memenuhi standar kebersihan sehingga menjasi sarang kuman, virus, dan penyakit yang dapat menyebarkan infeksi. Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tahun 2016 mengungkapkan, lebih dari 35 persen sekolah belum memiliki sumber air bersih yang memadai, 31 persen tidak memiliki toilet dengan kondisi yang layak, dan 12 persen sekolah tidak memiliki toilet.

Melihat kondisi itu, produsen semen SCG Indonesia dan PT Semen Jawa (anak perusahaan SCG di Indonesia) menginisiasi program SCG Duta Sehat. Salah satu kegiatannya mempublikasikan “10 Hak Siswa Untuk Akses ke Toilet Sehat di Sekolah dan Asrama” dan memberi edukasi mengenai pedoman Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di kalangan pelajar.

“Kami berharap masyarakat dapat terpengaruh dengan semangat kami menciptakan kualitas hidup yang lebih baik. Program ini akan menjadi langkah awal menolong pelajar, sekolah dan seluruh pihak terkait untuk mencapai hal itu,” kata Somchai Dumrongsil, Presiden Direktur PT Semen Jawa, melalui siaran pers di Jakarta, Jum’at (2/3/2018).

Sebelumnya  SCG juga telah melakukan renovasi toilet sekolah di Sukabumi, Jawa Barat, sebagai area operasional pabrik Semen Jawa. SCG berkolaborasi dengan Badan Kesehatan Daerah Sukabumi dan komunitas lokal untuk mensosialisasikan kesadaran PHBS.

ilustrasi-toilet-sehat-2

Berikut adalah pedoman 10 Hak Siswa untuk Akses ke Toilet Sehat di Sekolah dan Asrama

1. Ketersediaan air bersih

Tersedianya air bersih yang cukup di toilet baik secara kuantitas maupun kualitas untuk mencegah penyakit seperti kudis, diare, hingga hepatitis. Air bersih adalah air dengan karakteristik tidak berbau, tidak berwarna dan tidak memiliki rasa.

2. Cahaya yang memadai

Tempat yang kurang cahaya menyuburkan perkembangan jamur, kuman, hingga virus, dan menjadi habitat sempurna bagi nyamuk untuk berkembang biak dan mengakibatkan penyakit demam berdarah. Jadi, toilet harus mendapat pencahayaan alami dan buatan yang memadai.

3. Ventilasi udara

Kurangnya ventilasi dan saluran udara yang memadai untuk pertukaran udara dapat menyebabkan penyakit tuberkulosis (TB) hingga infeksi saluran pernafasan. Jadi, pastikan pengudaraan di toilet berjalan cukup lancar.

4. Lubang toilet harus berada minimal 10 meter dari sumber air

Sistem sanitasi yang baik harus berada jauh dari sumber air bersih untuk mengurangi risiko kontaminasi. Sumber air dan tangki pembuangan air minimal berjarak 10 meter.

5. Dinding dan atap harus dalam kondisi bersih

Debu dan kotoran yang menempel di dinding dan atap toilet berpotensi memicu penyakit pernapasan seperti asma dan iritasi kulit. Jadi, area toilet harus selalu bersih.

6. Bersihkan lubang toilet dan pastikan kloset selalu dalam posisi tertutup.

Sisa kotoran yang menempel di kloset dapat menjadi sumber bakteri yang dapat menyebar dengan cepat. Jadi, jangan biarkan kloset dalam keadaan kotor dan usahakan kloset selalu tertutup untuk mencegah bakteri dari sisa kotoran tercampur dengan udara dan cipratan air.

7. Dinding bak mandi yang bersih

Jangan biarkan air yang disimpan di bak mandi terkontaminasi oleh kuman dan virus yang bersarang di dinding bak mandi.

8. Toilet kering dan tidak ada air yang tergenang di lantai

Memastikan toilet tetap kering adalah salah satu cara terbaik menekan perkembangan jamur, bakteri, kuman, dan virus.

9. Aliran pembuangan air yang lancar

Pembuangan air yang tidak lancar atau tersumbat dapat merembes ke sumber air bersih yang terdapat di sekolah. Jadi saluran air pembuangan harus bersih dan lancar.

10. Kebersihan yang dijaga berkala secara bersama-sama

Selain infrastruktur, usaha bersama dari sekolah atau asrama dan para muridnya untuk selalu merawat dan membersihkannya menjadi kunci menjaga kesehatan toilet.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me