Hunian di Monaco Termahal di Dunia

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Dengan uang satu juta dolar AS, berapa luas rumah yang bisa Anda punya? Jawabannya tergantung di kota mana Anda membelinya. Jika ingin punya rumah di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), luasnya bisa sampai 162 meter persegi (m2).  Di Melbourne, Australia, dimensinya sedikit berkurang,  110 m2. Kalau di Singapura cuma 43 m2 alias apartemen satu kamar tidur. Sementara di Monaco tidak lebih dari 17 m2.

La Tour Odeon, Monaco, apartemen termewah di dunia. (Foto: Forbes)

La Tour Odeon, Monaco, apartemen termewah di dunia. (Foto: Forbes)

Demikian hasil survei Knight Frank yang terangkum dalam The Wealth Report 2017.  Seperti sebelumnya, laporan survei tahun lalu itu menampilkan Prime International Residential Index (PIRI), yang memetakan nilai rumah mewah di 100 kota dunia. PIRI 100 ini juga  memperlihatkan bagaimana siklus pasar properti di sebuah kota secara relatif dengan menggunakan acuan yang sama. Dalam hal ini adalah nilai uang sejumlah satu juta dolar AS.

Dari survei PIRI 2017  terlihat bahwa nilai properti residensial termahal ditempati Monaco, Negara kota (2,02 km2) di dalam wilayah Perancis. Seperti disinggung di atas bahwa dengan uang sejumlah satu juta dolar AS hanya bisa membeli hunian 17 m2 saja. Urutan berikutnya yang propertinya mahal adalah Hong Kong (20 m2), New York (28 m2) dan London (30 m2).

Empat kota itu bisa dibilang ‘spesial’ karena ukuran hunian yang bisa didapat terhitung kecil dibandingkan 16 kota terpilih lainnya. Beda luasan antara kota keempat teratas dan berikutnya cukup jauh, sampai 12 m2 atau senilai 10 ribu dolar AS per m2. Di urutan kelima  Geneva, Swiss, bisa membeli dengan unit berukuran 42 m2, selisih satu meter persegi jika membeli di Singapura (urutan keenam).

Survei yang dilakukan sejak enam tahun lalu itu selalu menempatkan Monaco di posisi paling puncak dan nilainya relatif stabil. Tahun 2010 dengan uang yang sama mendapatkan unit hunian seluas 19 m2. Jadi, dalam tujuh tahun harganya naik hamper 12%. Sementara itu, posisi New York dan London kerap bergantian. Pada survei terakhir, karena nilai tukar dolar AS menguat dan melemahnya harga residensial premium di London membuat New York bisa mengungguli London.

Yang juga menarik hasil survei pada dua kota utama di Australia: Sydney dan Melbourne. Dengan uang yang sama di  Sydney bisa dapat unit hunian seluas 59 m2, sementara di Melbourne dapat hampir dua kali lipatnya. Mungkin ini juga yang membuat Melbourne dinilai lebih layak sebagai tempat tinggal dan menjadi most liveable city 2017. Urutan ketiga terbawah ditempati Dubai sekaligus menandai harga residensial premium di kota metropolitan UEA itu  makin terjangkau. Urutan berikutnya adalah Sao Paulo, Brazil (176 m2) dan Cape Town, Afrika Selatan (209 m2), yang walaupun terbesar tapi mengecil dibandingkan luasan unit yang bisa dibeli tahun 2015 (255 m2).

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me