Duh, Kok Mau Ya Jual Ginjal Hanya Demi Lifestyle?

Big Banner

 

Mending menabung uang untuk beli rumah sebagai gaya hidup ketimbang beli barang-barang yang nilainya menurun atau gampang dicuri, iya kan? Foto: Rumah123/Getty

 

Siapa sih orangtua yang gak mau lihat anaknya bahagia? Nyaris semua orangtua rela melakukan banyak hal demi kebahagiaan anaknya. Sayangnya, tak sedikit anak yang seperti mengabaikan kebahagiaan orangtua demi gaya hidup.

Tengok saja bagaimana gaya hidup akhirnya membutakan seorang anak terhadap kondisi orangtuanya. Baru-baru ini, seorang ibu di Surabaya diketahui berusaha menawarkan ginjalnya di sebuah mal.

Usut punya usut, sang ibu berniat menjual ginjal demi membelikan ponsel untuk anaknya. Sang ibu tak kuasa terus-menerus mendengar rengekan sang anak yang meminta ponsel. Padahal, ia sudah beberapa kali dibelikan ponsel, namun selalu hilang.

Baca juga: Kenapa Gaya Hidup Berlebihan Bisa Gagalkan KPR?

Gaya hidup berlebih yang ditandai dengan banyak hal yang tak terukur. Sebut saja gadget yang perkembangan nyaris tak pernah berhenti. Saat ini membeli ponsel termahal pun, enam bulan kemudian akan muncul yang lebih canggih lagi.

Kisah serupa juga pernah terjadi pada Ifan Sofyan. Pria yang bertempat tinggal di Bandung ini mendadak punya banyak uang usai menjual ginjalnya senilai Rp75 juta pada 2016. Pria berusia 18 tahun itu lantas memborong barang berharga seperti PlayStation, pesawat TV, HP, serta sejumlah emas.

Tidak sampai satu minggu, nasib sial menghampiri. “Barang berharga itu hilang, ada maling masuk. Pencurinya juga ngambil uang dua juta rupiah. Bukan rezeki. Cuma tersisa sepeda motor saja,” tutur Ifan.

Baca juga: Hati-Hati Godaan Gaya Hidup Bikin Generasi Milenial Ga Bisa Punya Rumah

Beruntung Ifan masih menyimpan sisa uang hasil jual ginjal. Jumlahnya Rp11 juta. “Saya buru-buru bayar utang sebesar tiga juta rupiah. Sisanya sekarang ada tujuh juta rupiah,” ujar Ifan.

Belajar dari dua kasus tersebut, jelas mengikuti arus gaya hidup tidaklah tepat. Yang tepat adalah menabung dan mengalokasikan dana untuk membeli sesuatu yang lebih bermanfaat. Salah satunya properti.

Sekecil apa pun sebuah properti, baik itu tanah, rumah, apartemen, memiliki nilai yang cenderung meningkat setiap tahunnya. Selain itu, kasus pencurian seperti yang dialami Ifan lebih sulit terjadi. Jadi, masih mau pilih gaya hidup ketimbang tempat untuk menata hidup?

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me