Apartemen Green Pramuka Tawarkan Skim Investasi yang Seksi

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

HousingEstate.com, Jakarta – Housingestate.com, Jakarta-Ada dua hal yang selalu harus dipikirkan seseorang saat memutuskan berinvestasi dalam properti. Yaitu, keuntungan dari nilai jual kembali properti yang dibeli (capital gain) dan/atau potensi pendapatan sewa atau yield-nya.

Tentu sangat menarik kalau kedua hal itu telah dijamin developer yang mengembangkan sebuah proyek properti yang unitnya hendak anda beli.

Salah satu suasana di dalam lingkungan apartemen Green Pramuka (foto: dok Green Pramuka City)

Salah satu suasana di dalam lingkungan apartemen Green Pramuka (foto: dok Green Pramuka City)

Menurut Jeffry Yamin, Direktur Marketing Green Pramuka City (12,9 ha), kawasan hunian vertikal terpadu di Jl A Yani (By Pass), Jakarta Pusat, melalui siaran pers di Jakarta, Kamis (8/3/2018), nilai jual kembali dan potensi sewa apartemen di Jakarta cenderung stabil mengingat masih minimnya ketersediaan apartemen baru dalam beberapa tahun ini.

Riset yang dilakukan Colliers International Indonesia dan Jones Lang LaSalle (JLL) tahun 2017 menunjukkan hal senada. Dari sisi suplai, penjualan dan fluktuasi harga, pasar apartemen di Jakarta dan sekitarnya (Bodetabek) secara umum juga cenderung stabil.

Supaya menarik sebagai investasi, tentu saja investor perlu mencari apartemen yang berada di lokasi strategis, didukung fasilitas lengkap, aksesibilitas yang mudah dan terjangkau sehingga layak menjadi pilihan hunian kebanyakan kaum menengah di Jakarta dan sekitarnya.

Investor biasanya mencari penghasilan melalui sewa dan penjualan kembali unit yang telah dibelinya. Ada yang memilih memiliki apartemen dan tidak mau terburu-buru menjualnya tapi menyewakannya lebih dahulu dalam jangka waktu tertentu.

“Nah, Green Pramuka City menawarkan skema yang sulit dilewatkan investor apartemen. Yaitu, jaminan pendapatan sewa (rental guarantee) dan jaminan pembelian kembali unit yang sudah dibeli (buy-back guarantee),” katanya.

Skema jaminan sewa berupa jaminan dari pengembang Green Pramuka City untuk menyewakan unit yang telah dibeli investor selama 1–5 tahun. Pendapatan sewa itu dibayarkan pengembang di awal sehingga oleh investor dapat dipakai sebagai pengurang harga beli unit apartemennya. “Dengan disewakan melalui pengembang, pemilik unit tak perlu repot menghitung tarif sewa dan biaya pemeliharaan unit,” ujar Jeffry.

Sementara skema buy-back guarantee adalah perjanjian yang ditawarkan Green Pramuka bagi pembeli unit yang memiliki target untuk tinggal atau memiliki unit apartemen minimal selama 10 tahun.

“Kita tidak memungkiri tetap ada pemilik unit yang bercita-cita (tidak selamanya di apartemen tapi) suatu hari tinggal di landed house (rumah tapak). Nah, dengan jaminan buy back, pengembang memastikan akan membeli kembali unit yang telah berusia 10 tahun tersebut dengan nilai di awal pembelian. Pemilik unit tidak rugi, karena telah menempati unitnya (selama 10 tahun). Selain itu dia tidak repot mencari pembeli,” tuturnya.

Ia menyebutkan, kedua skema investasi itu bisa disatukan sehingga makin menguntungkan. Misalnya, anda membeli unit kemudian disewakan selama lima tahun. Setelah itu ditempati sendiri lima tahun berikutnya, dan setelah tahun ke-10 mendapat jaminan pembelian kembali.

Green Pramuka City yang dilintasi busway, tol dalam kota dan memiliki shuttle bus ke bandara Soekarno-Hatta dan sudah dilengkapi mall dan area komersial, saat ini memasarkan unit tipe studio sampai dua kamar 22-33 m2 seharga Rp500–700 jutaan/unit di berbagai menara.

Unitnya juga sudah jadi dan sudah dilengkapi compact furnished. Pembelian bisa dilakukan secara tunai bertahap hingga 120 bulan atau 10 tahun selain dengan kredit pemilikan apartemen (KPA). Yang mau langsung melunasi uang mukanya 20 persen bisa langsung menghuni unitnya.

Total PT Duta Paramindo Sejahtera, pengembang Green Pramuka City, sudah  mengembangkan sembilan menara apartemen mencakup sekitar 9.000 unit hunian.  Dari jumlah itu, sekitar 8.000-an unit diklaim Jeffry sudah laku. Sebagian besar menara sudah jadi dan sebagian sudah ramai dihuni. Total Green Pramuka akan mengembangkan 14 menara apartemen dari rencana semula 17 menara.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me