PT Sindeli Propertindo Abadi Mulai Pembangunan Superblok JKT Living Star

Big Banner

Jakarta, MPI-update. Pesatnya pembangunan dan pertumbuhan di kawasan metropolitan Jakarta sejak beberapa dekade terakhir, secara tidak langsung telah menciptakan pergesaran struktur ruang permukiman dan pusat kegiatan baru bagi kawasan-kawasan potensial di sekitarnya. Salah satunya adalah kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Sejak beberapa tahun terakhir, Pasar Rebo sukses mengundang ketertarikan para investor sebagai alternatif baru kawasan investasi properti. Lokasinya yang strategis dan berada di wilayah Jakarta, infrastruktur yang lengkap, harga tanah relatif masih murah, serta ketersediaan lahan yang melimpah, menjadi faktor pendorong mengapa Pasar Rebo terus menjadi kawasan potensial bagi investasi properti.

Salah satu pengembang yang jeli melihat potensi Pasar Rebo tersebut adalah PT Sindeli Propertindo Abadi, dan menterjemahkannya dengan mengembangkan kawasan superblok bertajuk JKT Living Star, tepatnya berlokasi di Jalan Raya Lapangan Tembak No 10, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Setelah diperkenalkan kepada publik beberapa waktu sebelumnya, PT Sindeli Propertindo Abadi secara resmi memulai tahapan pembangunan proyek JKT Living Star. Wujud komitmen tersebut ditandai dengan menggelar acara groundbreaking pada Jumat, 16 Maret 2018. CEO PT Sindeli Propertindo Abadi, Wu Wei, menuturkan, seremonia groundbreaking merupakan wujud komitmen dan tanggung jawab PT Sindeli Propertindo Abadi untuk segera membangun JKT Living Star dan ini merupakan prosesi groundbreaking pertama yang dilakukan pengembang properti di kawasan Pasar Rebo.

”Sebagai pengembang, kami totalitas dalam memenuhi janji dan komitmen kepada konsumen. Bentuk tanggung jawab tersebut salah satunya dengan segera memulai pembangunan dengan ditandai prosesi groundbreaking proyek JKT Living Star pada hari ini,” ujar Wu Wei.

Lebih lanjut Wu Wei mengatakan, secara lokasi, proyek JKT Living Star memiliki posisi yang sangat strategis karena terletak di bagian selatan Jakarta Timur dan dikelilingi oleh empat ruas jalan utama, yaitu Tol Lingkar Luar (JORR), Tol Cijago, Tol Jagorawi, dan Jalan Raya Bogor. Terlebih, Pasar Rebo merupakan bagian dari wilayah DKI Jakarta yang berbatasan langsung dengan Depok, Bogor, dan Bekasi.

”Yang paling utama, infrastruktur dan jaringan transportasi di daerah ini sudah lengkap, sehingga sangat memudahkan aktivitas sehari-hari para penghuni nantinya. Dengan kata lain, JKT Living Star berlokasi di zona emas Pasar Rebo dan dikelilingi jaringan transportasi yang lengkap, sehingga semua aktivitas kehidupan urban tersedia dalam radius kurang dari 30 menit,” jelas Wu Wei.

Sebagai contoh, sebut Wu Wei, jika melalui akses jalur vertikal, lokasi proyek JKT Living Star dapat diakses melalui Tol Lingkar Luar (JORR), Tol Cijago dan Jl. Lapangan Tembak. Sementara jalur horizontal, dapat diakses melalui Tol Jagorawi, Jl. Raya Bogor dan Jl. Raya Depok. Bagi pengguna moda transportasi KRL, JKT Living Star dapat menggunakan stasiun terdekat yaitu Stasiun Lenteng Agung, bagi pengguna LRT, dapat menggunakan stasiun Kampung Rambutan/Ciracas.

Adapun, untuk pengguna transportasi umum, dapat mengakses melalui Terminal bus antarkota Kampung Rambutan, halte akhir MRT Jakarta. Kepada penghuninya, JKT Living Star juga akan menyediakan layanan shuttle busuntuk memudahkan mobilitas penghuni menuju berbagai lokasi di sekitar kawasan JKT Living Star.

“JKT Living Star menawarkan hunian prestisus sempurna di dalam Kota Jakarta. Dengan pembangunan infrastruktur yang cukup matang, namun, memiliki harga yang masih terjangkau, dan masih memiliki potensi perkembangan yang sangat besar. Ini adalah penawaran terbaik terakhir di Jakarta, dan di sinilah sebuah modernisasi revolusioner wajah perkotaan akan dimulai,” papar Wu Wei.

Proyek JKT Living Star dikembangkan di atas total lahan seluas 4,8 hektar, proyek dengan total investasi sebesar US$ 150 juta tersebut nantinya akan terdiri dari 6 tower apartemen setinggi 28 lantai yang merangkum 3,648 unit apartemen, distrik komersial, lengkap dengan berbagai fasilitas pendukung lainnya. Masing-masing tower menawarkan 3 tipe kamar, mulai dari studio, 2 Bed Room A dan 2 Bed Room B. Sementara harga yang ditawarkan berkisar mulai dari Rp260 juta.

Saat diperkenalkan pada awal tahun 2017 lalu lebih dari 30% dari total unit telah terjual, sementara dalam kondisi aktual, lebih dari 90% dari total unit yang ada di Tower A telah terjual. “Proses pembangunan rencananya akan berlangsung selama 2 tahun, dan sesuai waktu yang ditargetkan, serahterima unit akan mulai dilakukan secara bertahap pada 2020 mendatang. Kami optimis, bisnis properti di Indonesia untuk tahun 2018 sudah mengalami peningkatan dibanding kondisi sebelumnya, dan kami yakin kalau JKT Living Star dengan konsep yang modern akan sangatdisukai oleh masyarakat Indonesia,” tukas Wu.

Sementara itu, Direktur PT Sindeli Propertindo Abadi, Huang De Xin menjelaskan, proyek apartemen yang menyasar generasi milenial dan masyarakat kelas menengah ini mengusung konsep Green Environment yang mengedepankan keharmonisan antara manusia dan alam. Konsep hijau tersebut dibuktikan dengan mengalokasikan lahan sebesar 65% untuk kawasan hijau atau seluas 3,5 ha, 5 taman besar serta 1 taman riverfront yang membuat penghuni merasakan tinggal dengan suasana yang dikelilingi taman.

Nantinya, semua fasilitas kehidupan urban dipadukan secara organik dengan 4 Zona di sekitar kawasan hunian, yaitu Art Commercial Pedestrian Street, Living Space, Eco-Park, dan Breathing Apartment. Keempat zona ini nantinya menghadirkan hunian ramah lingkungan, pusat perbelanjaan modern, pusat kuliner, hiburan, rekreasi, olahraga, seni budaya, sosialisasi, bisnis, pendidikan, dan lain-lain.

“Selain ramah lingkungan, proyek ini juga meningkatkan kualitas kehidupan para penghuni dengan menerapkan 5 Upgrade, yaitu UpgradeBangunan, Landskap, Zona Komersial, Sarana Kehidupan, dan Servis, sehingga penghuni bisa menikmati kualitas hidup urban modern yang berkelas,” ujar Huang De Xin.

Sebagai contoh, untuk merealisasikan sarana interaksi sesama keluarga, PT Sindeli Propertindo Abadi akan membangun fasilitas taman kanak – kanak seluas 2000 m2, 2 Atrium bermain skala medium serta 2 taman bermain anak. Selain itu ada Family BBQ, paviliun membaca, paviliun yoga dan ruang ibadah seluas 800 m2 yang disiapkan bagi penghuni serta tamu yang datang untuk merasakan hiburan dan kenyamanan. Sementara, untuk fasilitas lainnya, akan dibangun klinik seluas 500 m2 untuk memastikan jaminan kesehatan setiap penghuni, tiga kolam renang orang dewasa dan tiga kolam renang anak – anak, Jalur jogging sepanjang 666 meter, ruang Fitness Indoor, lapangan olahraga multi fungsi Outdoor, serta taman bermain dengan ukuran lebih dari 15.000 m2.

Tak hanya itu, untuk mengimplementasikan fasilitas bisnis, JKT Living Star akan mengembangkan Starlight Street, yaitu area komersial baru dalam berbisnis seluas 5000 m2. Dengan konsep “Rubuk” Pertama di Jakarta, JKT Liiving Star akan membuat inovasi terhadap ruang yang fleksibel yang dipadu dengan retail, perbankan, restoran, cafe, bar, KTV, Salon, Spa, Ruang bisnis dan lain lain, yang membentuk pusat hiburan makanan dan rekreasi yang berbeda dibanding mall lainnya. Tak ketinggalan, sebuah supermarket dengan luas 3000 m2, yang akan beroperasi selama 24 jam untuk memfasilitasi para penghuni JKT Living Star.

Sekedar informasi, PT Sindeli Propertindo Abadi merupakan perusahaan pengembang properti perusahaan multisektor yang juga bergerak di bidang pertanahan, investasi finansial, dan bertaraf internasional yang berada di bawah bendera Wuzhou Investment Group (Beijing)—sebuah perusahaan terkemuka dalam bidang medis di negeri China.
PT Sindeli Propertindo Abadi membidik pasar Asia Tenggara dan menancapkan akar di Indonesia, khususnya di Jakarta, dengan memfokuskan diri untuk membangun hunian berkualitas skala menengah pada zona urban yang sudah matang, dan diharapkan menjadi standar terdepan bagi pengembang profesional untuk sektor hunian berkelas di Indonesia. adapun, proyek perdana di Pasar Rebo, Jakarta Timur, yaitu JKT LIVING STAR. Riz

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me