Pengembang Muda Andika Sutoro Putra, Kerja Keras, Tekun & Pantang Menyerah

Big Banner

Andika Sutoro Putra, adalah pengembang muda, yang masuk dalam deretan anak muda yang diulas dalam Majalah Properti Indonesia (mpi) edisi Maret 2018. Ia memiliki filosofis, kerja keras dan tak pernah putus asa merupakan bekal utama yang harus dimiliki untuk mereka yang ingin terjun berbisnis atau berwirausaha (entrepreneur).

Berbisnis di usia belia justru tak menyurutkan niat besarnya untuk meraih kesuksesan. Lewat PT Magenta Development, anak muda kelahiran 13 Juni 1994 ini berhasil mengembangkan properti ruko di Kalimantan Barat dengan nilai proyek lebih dari Rp30 miliar, beberapa properti lain di Bali, Bintaro, serta beberapa daerah di Indonesia.

Berasal dari kota kecil di Kalimatan Barat, Singkawang, Putra dibesarkan dari keluarga yang biasa-biasa saja. Ayah Putra adalah seorang pekerja di sebuah bengkel kecil. Di sekolah, Putra juga bukanlah anak yang menonjol. Saat pengambilan rapor tahunan sekolahnya, orang tua Putra kerap dipanggil karena mendapatkan ranking yang rendah, yaitu 37 dari 38 siswa.

“Orangtua saya sering dipanggil ke sekolah, karena nilai saya rendah. Di sekolah, saya rangking 37 dari 38 siswa,” kata Putra mengenang.

Kesederhanaan yang bertahun-tahun dialami Putra menjadi lecutan dirinya untuk segera bangkit. Dia menceritakan kisah suksesnya itu berawal dari perkenalannya dengan seorang supplier CD Suara Walet di Singkawang.

Kemudian, pria kelahiran 23 tahun silam ini, mulai merintis usahanya dengan berjualan online. Karena ketekunan dan kerja keras, akhirnya ia berhasil meraup ratusan juta rupiah dari penjualan online tersebut. Dari sinilah titik balik kehidupan barunya menuju lingkaran kesejahteraan dimulai.

Putra yang kala itu masih remaja, tidak tertarik untuk menghabiskan uangnya untuk bersenang-senang. Dia justru sibuk mengikuti kelas-kelas yang ditawarkan oleh salah seorang motivator bisnis. Dengan bekal ilmu yang dimilikinya, ia mulai merintis usaha-usaha barunya di Singkawang dan Jakarta. Dia juga melibatkan kerabat dekatnya dalam membangun usahanya ini. Beragam usaha dibangunnya, mulai dari pakaian, kuliner, interior, garmen hingga properti.

Diakui Putra, dalam berbisnis tidak semudah seperti membalikkan telapak tangan. Sebab, dirinya harus menelan beberapa kali kerugian. “Saya pernah dua kali tertipu oleh investasi bodong,” ujarnya.

Namun, hal tersebut tidak membuatnya patah arang. Putra justru bangkit dan belajar dari kesalahan yang pernah dilakukannya. Salah satu usaha yang masih berjalan adalah investasi di pasar saham. Putra sendiri bertindak sebagai pengelola dana independen. Dia mengelola dana keluarga, kerabat dan teman-temannya. Portofolio yang dikelolanya tumbuh hingga 400 persen.

Saat ini, dirinya sudah menjadi direktur utama dari perusahaan Global Pacific International Holding Company, sekaligus menjadikannya sebagai salah satu milliader termuda. Putra, panggilan akrabnya sekarang juga bergelut dibidang Properti, Value Investing, kuliner, Trading, Seminar dan Investasi Forex. Dari usaha-usahanya tersebut ia dapat menghasilkan puluhan hingga ratusan juta rupiah dalam seminggu.

“Jika kita merasa sudah berhasil sebagai sebuah pribadi, maka sewajibnya kita harus berguna bagi orang lain pula. Karena manusia pada hakikinya, harus berbagi dan bermanfaat untuk sesama,” tutupnya.
(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me