Rukan Moderen Menyaingi Menara Perkantoran Strata

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Maraknya penawaran menara perkantoran jual atau strata title di Jakarta ternyata belum mampu mengalahkan rukan (rumah kantor). Kalau penawaran menara perkantoran strata sepanjang 1995–2017 mencapai 1 juta m2, pengembangan rukan selama tiga tahun (2015–2017) saja sudah mencapai 500 ribu m2.

landmark pluit

Demikian terungkap dari Jakarta Property Market Update versi Savills yang dipaparkan Anton Sitorus, Head of Research Savills Indonesia, perusahaan konsultan properti asing, di Jakarta, Rabu (28/3/2018). Market update menyangkut perkantoran, retail (pusat perbelanjaan atau mall), apartemen strata (jual) atau kondominium ditambah topik spesial mengenai rukan.

Rukan adalah pengembangan dari ruko (rumah toko) sebagai tempat untuk bekerja, bukan berdagang. Rukan moderen dibuat lebih besar dan lebih tinggi (hingga 4-5 lantai atau lebih), dilengkapi basement untuk parkir kendaraan dan belakangan juga lift, lobi kecil, serta dirancang mirip gedung perkantoran namun bertingkat rendah dan sedang.

“Rukan lebih disukai usaha kecil menengah milik perorangan atau keluarga, karena mereka merasa lebih bebas memanfaatkannya, lebih praktis dibanding berkantor di menara perkantoran, bisa dikuasai penuh dan pasang merek sendiri, serta lebih mudah diagunkan ke bank dibanding unit perkantoran strata karena masih punya tanah sendiri,” jelas Anton.

Umumnya pengguna atau penyewa rukan adalah perusahaan dagang dan eceran (34%), bank & finance (26%), manufaktur dan FMCG (18%), sisanya jasa profesional, logistik, farmasi dan kesehatan.

Ia menambahkan, apakah pengembangan rukan moderen ini akan menjadi tren baru perkantoran menyaingi office tower strata title, masih harus diikuti. “Yang jelas pengembangan rukan menunjukkan sampai saat ini sebagian pengusaha (generasi sebelumnya) masih merasa lebih nyaman berkantor di rukan dibanding di menara perkantoran,” katanya.

Kebanyakan rukan moderen dikembangkan di luar kawasan bisnis utama atau central business district (CBD) di sebuah wilayah, dan saat ini umumnya ada di wilayah Jakarta Utara dan Barat dan sekitarnya yang banyak dihuni kaum pedagang dan pengusaha dari kalangan etnis Tionghoa.

Di antara rukan yang saat ini dipasarkan adalah Landmark Pluit (46 unit) di Pluit, Altira Business Park (84 unit) di Sunter, dan Signature Office Tower di PIK (ketiganya di Jakarta Utara), Cengkareng Business City di Cengkareng (Jakarta Barat), Duta Indah Iconic Office di Cikokol (Tangerang, Banten), dan Foresta Business Loft di BSD City (6.000 ha) Serpong, Tangerang (Banten), keduanya di barat Jakarta Barat.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me