Ciputra Development, Catatkan Total Pendapatan Rp 6,4 T

Big Banner

Jakarta, mpi-update. PT. Ciputra Development Tbk atau (CTRA) mencatat total pendapatan sebesar Rp6,4 triliun pada tahun 2017, atau turun sebesar 4% dibandingkan tahun 2016 sebesar Rp6,7 triliun.

Siaran pers yang diterima mpi-update pada Kamis 29 Maret 2018 menyatakan bahwa pendapatan dari segmen pendapatan berulang yang meliputi pusat perbelanjaan, hotel, sewa kantor, dan rumah sakit mencapai Rp1.7 triliun, atau tumbuh 7% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2016.

Pendapatan dari pusat perbelanjaan naik 1% menjadi Rp763 miliar. Pendapatan dari hotel naik 17% menjadi Rp480 miliar. Pendapatan sewa kantor meningkat 15% menjadi Rp132 miliar. Secara keseluruhan, segmen pendapatan berulang ini memberikan kontribusi sebesar 27% dari total pendapatan di 2017.

Adapun pendapatan dari segmen pengembangan properti yang meliputi penjualan rumah hunian, ruko, tanah, apartemen, dan gedung perkantoran tercatat sebesar Rp4,7 triliun, atau turun 8% dibandingkan tahun 2016 yang mencapai Rp5,1 triliun. Pengakuan pendapatan yang lebih lama sebesar 12% menjadi Rp3,4 triliun dari periode yang sama tahun 2016.

Berdasarkan kinerja tersebut, perolehan laba bersih CTRA di tahun 2017 mencapai Rp894 miliar selama tahun 2017, atau turun sebesar 12% dari tahun 2016. Ini lebih disebabkan karena perbedaan waktu (timing different) atas pengakuan penjualan. Dengan demikian, CTRA optimistis bahwa laba bersih di tahun 2018 akan naik seiring dengan peningkatan pengakuan penjualan.

Optimisme perihal pencapaian kinerja keuangan yang lebih baik di 2018 juga mempertimbangkan sisi backlog yang ada saat ini. Hal tersebut dapat dilihat dari pencapaian marketing sales dalam dua bulan pertama yang sudah mencapai Rp1,0 triliun, dari total target tahun ini sebesar Rp7,7 triliun.

“Hal itu tentunya menjadi sebuah indikator yang baik karena ada pertumbuhan 18% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Kami optimistis bisa mencapai target tahun ini dengan mempertimbangkan beberapa hal, antara lain keragaman produk, cakupan geografis, dan merek yang kuat,” demikian disampaikan Direktur Utama CTRA, Candra Ciputra.

Selama 2017 CTRA meluncurkan empat proyek residensial baru yakni Barsa City Yogyakarta, CitraLand Cibubur, CitraLand Tallasa City Makassar, dan CitraPlaza Nagoya Batam. Hal ini diharapkan bisa memperkuat posisi CTRA di kancah bisnis properti nasional dan memberikan manfaat bagi perekonomian setempat.

Dalam upaya meningkatkan perolehan pendapatan segmen berulang di tahun 2017, CTRA juga telah melakukan ground-breaking dua pusat perbelanjaan baru yakni Ciputra Mall – CitraRaya Tangerang dan Ciputra World Surabaya (CWS) – Mall Extension. Kehadiran Ciputra Mall ini semakin melengkapi fasilitas di proyek CitraRaya Tangerang, sementara CWS – Mall Extension akan melengkapi fasilitas lifestyle di kawasan Surabaya Barat. Keberadaan kedua mal tersebut akan meningkatkan total Net Leasable Area hingga lebih dari 30%, menjadi 260.000 meter persegi dalam dua tahun ke depan.

Selain itu, CTRA juga sedang menyelesaikan pembangunan gedung perkantoran di kawasan superblok Ciputra World 2 Jakarta di CBD dengan Semi Gross Area seluas 64.000 meter persegi. Proyek ini akan meningkatkan total portofolio bisnis perkantoran CTRA sebesar 32% atau menjadi 267.000 meter persegi.

mpi-update.com