Ciputra Tawarkan Apartemen untuk Kaum Milenial di Yogyakarta

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Besarnya jumlah generasi milenial (saat mencapai 35 persen dari populasi) menjadikan mereka menjadi pasar potensial yang terus dibidik para pengembang. Tak terkecuali Ciputra Group melalui proyek teranyarnya di Yogyakarta.

barsa city yogyakarta

Mengambil tempat di Jl Laksda. Adi Sutjipto KM 7, tepatnya dekat pertigaan Janti, saat ini sedang dipasarkan Barsa City (1,8 ha) yang pernah dibesut dengan nama Babarsari Junction bekerjasama dengan Sun Motor sebelum berganti konsep mengikuti tren.

Barsa City dikembangkan dengan konsep multifungsi, merangkum shopping gallery (5 lantai), apartemen (7 lantai), hotel, kondotel dan ruko (2,5 lantai). Mengusung tagline “urban millenial living”, ruang-ruang komersialnya akan diisi sejumlah penyewa yang bisa memfasilitasi gaya hidup generasi milenial dan wirausaha muda seperti restoran, kafe dan coworking space alias ruang kerja bersama yang mendorong kolaborasi.

Coworking space ini akan kami bangun pada tahap pertama di area ruko,” kata Sunarsih, Marketing Manager Barsa City.

Dengan bentuk lahan memanjang, pembangunan diawali di sisi belakang yang berbatasan dengan Jl Dirgantara III, karena lebih dekat dengan beberapa kampus perguruan tinggi di daerah Babarsari, Caturtunggal seperti Universitas Atma Jaya, STTN Batan, Universitas Proklamasi 45, STT Nasional serta Politeknik API dan STIE YKPN. Shopping gallery dan kondotel akan dibangun di tahap terakhir.

Akan ada dua blok apartemen mencakup 750 unit hunian setinggi tujuh lantai (fisik) plus dua lantai basement menyerupai huruf S. Layaknya proyek apartemen kelas menengah lain, apartemen ini juga akan dilengkapi fasilitas seperti kolam renang, gym center, sky garden dan lounge. Area parkirnya berasio 1:4 yang menurut Sunarsih cukup tinggi dibanding proyek apartemen sekelas di Yogyakarta.

Saat ini dipasarkan blok Cornell (332 unit) berisi tipe studio 22,76 m2, deluxe 30,56 m2, satu kamar tidur (KT) 38,76 m2 dan 2KT 49,34 m2 seharga Rp440 juta – 1 miliar per unit tunai. Sejak dipasarkan akhir 2017, saat ini yang terjual diklaim sudah 100-an unit.

Sunarsih mengakui kalau saat awal pemasarannya agak seret. Tapi sejak Februari 2018 mulai terlihat lebih bergairah. Ia menyebutkan, pasar Yogyakarta memang tidak segencar seperti di kota-kota besar lain namun tetap bergerak. Pasarnya tidak hanya lokal tapi juga investor dari luar kota yang mempunyai keterikatan emosi dan sejarah hidup dengan Kota Gudeg itu.

“Di kota ini makin banyak kalangan muda yang mau tinggal di apartemen karena lebih praktis,” ujarnya. Kalau disewakan, pasarnya juga cukup besar karena lokasinya yang dikelilingi kampus perguruan tinggi, dengan tarif sewa Rp3-4 juta/bulan (tipe studio).

Sebab itu Sunarsih optmistis kalau apartemen Barsa City bisa diserap pasar dengan baik. Apalagi harganya relatif lebih rendah daripada harga rata-rata lima apartemen lain yang sekelas yang masih dipasarkan. Selain itu konsep pengembangannya juga terhitung baru bagi pasar Yogyakarta. Pembangunan menara Cornell direncanakan awal 2019 dengan target serah terima awal 2021.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me