Kementerian ATR/BPN Dapat Hibah Tanah Rampasan Korupsi dari KPK

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) mendapatkan hibah sebidang lahan hasil rampasan KPK dari pelaku tindak pidana korupsi seluas lebih dari 1,8 ha senilai Rp16,5 miliar lebih di Kabupaten Bangkalan, Madura.

Kantor Menteri ATR/BPN

Kantor Menteri ATR/BPN

Menurut Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A Djalil, pihaknya sangat senang menerima hibah barang (lahan) rampasan negara itu. Selanjutnya Kementerian ATR/BPN akan mensertifikatkan tanah dan digunakan untuk keperluan instansi pemerintah.

“Ini tanahnya lumayan besar, tinggal kita cari dananya untuk dibangun jadi kantor. Tanah ini juga langsung kita catatkan dalam Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAKBMN). Apresiasi kami untuk KPK atas kinerjanya yang sangat baik,” katanya seperti dikutip dari Pusat Informasi Kementerian ATR/BPN, Selasa (17/4/2018).

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menambahkan, barang sitaan berupa tanah ini tadinya milik mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin. Bukan hanya tanah, diserahkan juga satu unit mobil untuk Lembaga Pemasyarakatan Wanita di Surabaya, Jawa Timur, dan satu mobil lagi untuk Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin di Bandung, Jawa Barat.

“Tidak semua barang sitaan dihibahkan ke instansi pemerintah. Ada juga yang kita lelang. Intinya, sepanjang ada instansi yang membutuhkan, kita upayakan memberikannya termasuk ke pemerintah daerah. Tentunya setelah melewati berbagai proses dulu,” jelasnya.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me