6 Calon Emiten yang akan Mencoba Peruntungan di Bursa (1)

Big Banner

Majalah Properti Indonesia edisi April 2018 menurunkan enam calon emiten properti yang akan mencoba peruntungan di lantai bursa tahun ini melalui penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) pada semester I 2018.

Ada beberapa tujuan dari sebuah perusahaan untuk melakukan IPO, diantaranya mendapatkan status sebagai perusahaan tercatat di Bursa (Strategic Listing), mendapatkan dana murah dari Pasar Modal (Fund Raising) serta menjadi perusahaan publik (Public Company).

Dalam sektor properti, hal utama untuk melihat kinerja saham salah satunya berdasarkan besaran cadangan lahan si emiten properti serta kinerja penjualan. Segmentasi penjualan emiten properti menjadi sangat relevan dalam penilaian kinerja keuangan, baik yang berasal dari pendapatan berulang (recuring income). Sebab, emiten yang memiliki pendapatan recurring income dengan porsi lebih baik, cenderung lebih aman di tengah kondisi pasar yang melemah.

Sepanjang tahun 2018, enam perusahaan dengan lini bisnis usaha properti berencana melakukan IPO di sektor Properti dan Real Estate. Nantinya, kalau semuanya terealisasi, tambahan enam emiten ini akan menggenapkan jumlah perusahaan di sub-sektor Properti di Bursa Efek Indonesia.

PT Wijaya Karya Realty atau lebih dikenal dengan Wika Realty adalah anak usaha BUMN konstruksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. yang bergerak di sektor Realtyyang akan IPO tahun ini. Rencana IPO sendiri sebetulnya sudah lama digadang-gadang Wika Realty atau sejak tiga tahun terakhir. Namun, aksi korporasi ini terpaksa ditunda karena melihat bisnis dalam negeri yang belum menunjukkan kegairahannya.

Pada tahun 2017, Wika Realty berhasil membukukan marketing sales sebesar Rp2,5 triliun yang terkontribusi dari penjualan unit apartemen dan landed house serta bisnis properti investasi yang dimiliki Wika Realty. Sementara, di tahun 2018, Wika Realty membidik marketing sales sebesar Rp4,5 triliun atau tumbuh sekitar 76%, sementara pendapatan yang dibidik sebesar Rp2,9 triliun atau tumbuh lebih dari 87% dibanding periode sebelumnya.

Untuk mendukung kinerja tersebut, PT Wika Realty rencananya akan menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp5 Triliun. Dana capex tersebut nantinya akan digunakan untuk investasi tanah, pengembangan dan konstruksi kawasan, serta akuisisi perusahaan. Untuk mendukung dan merealisasikan rencana tersebut, beberapa strategi financial akan ditempuh Wika Realty, antara lain menyiapkan sumber dana yang berasal dari penambahan modal, Initial Public Offering (IPO), dan Medium Term Notes (MTN).

Direktur Utama Wika Realty, Agung Salladin menuturkan, saat ini rencana go public Wika Realty masih dalam proses finalisasi. “Kami menjadwalkan IPO tersebut akan dilakukan sebelum Semester I tahun 2018 berakhir dengan target dana yang terserap antara Rp1,5 triliun sampai Rp2 triliun,” ujar Agung Salladin.

Pada tahun 2018, Wika Realty juga akan terus menambah portofolio proyek baru. Untuk high-rise Wika Realty rencananya akan meluncurkan lima proyek baru, yaitu Tamansari Skyhive di DI Panjaitan, Cawang Jakarta yang akan mulai dipasarkan pada Semester I 2018. Luas tanah 5.000 m2 dengan nilai investasi Rp430 miliar. Lalu, proyek Permata Hijau, Jakarta yang akan mulai dipasarkan pada Semester I 2018 di atas luas tanah 4.700 m2 dengan nilai investasi Rp510 miliar.

Untuk Landed House, Wika Realty rencananya akan mengembangkan empat proyek. Pertama, proyek Palembang yang akan mulai dipasarkan pada Semester II 2018. Luas Tanah 20 hektar dengan nilai investasi Rp670 miliar. Berikutnya adalah proyek Soreang, Jawa Barat yang akan mulai dipasarkan pada Semester II 2018. Luas tanah 14 hektar dengan nilai investasi Rp760 miliar.

Adapun, untuk memperbesar porsi recurring income bagi perseroan ada beberapa proyek, salah satunya proyek Laswi, Bandung seluas 21 hektar dengan nilai investasi Rp1,8 triliun. “Kami berharap tahun 2018 ini recurring income bisa menyumbang 12% dari total pendapatan,” ujar Agung Salladin.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me