Pasar Apartemen Menengah-Bawah Tetap Menjadi Andalan (3)

Big Banner

Tak hanya pengembang baru, para raksasa property juga turut berlomba-lomba menawarkan hunian ramah kantong. Beberapa di antaranya “merayu” konsumen dengan skema pembayaran yang menggiurkan.

Skema pembayaran itu, entah tanpa uang muka atau down payment (DP), entah juga cicilan tanpa bunga selama periode tertentu. Ilustrasi Meikarta yang teranyar, serta menyita atensi publik adalah Lippo Group yang membombardir pasar dengan Meikarta. lagi-lagi dengan harga mencengangkan, yakni di bawah Rp200 juta saat dilansir kali perdana tahun lalu.

Chairman Lippo Group James Riady, para pemain besar properti tak bisa tinggal diam, harus bergerak membangkitkan sektor properti dari keterpurukan. “Sekarang saatnyalah kita memulai. Dan properti untuk kelas masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) adalah stimulan paling efektif
untuk menggairahkan sektor properti. Sebab, kebutuhan mereka masih tinggi, ada backlog jutaan unit,” tutur James, November 2017 lalu.

Selain Lippo Grup, Agung Podomoro Land (APL) juga turut mengembangkan hunian jangkung pada kelas ini. Lewat proyek bertajuk Cimanggis City, rencana akan dibangun di atas lahan seluas 1 hektar di jalan raya Bogor, Cimanggis. Dengan dua tower yang masing-masing memiliki 28 lantai, apatermen ini memiliki total unit sekitar 800 unit yang terdiri dari tipe 21 meter2 dan 36 meter persegi. Adapun tipe hunian yang ditawarkan yaitu Tipe 21 (studio) dan Tipe 36 (2 kamar), dengan harga masing- masing Rp250 juta dan Rp400 juta.

Proyek ini sudah dipasarkan sejak Mei 2017, dan akan melakukan ground breaking akhir Januari ini. Diakui Sanggam saat ini sudah 40% (300 unit), dimana 10%-15% kontribusi penjualan berasal dari digital marketing.

“Dengan harga jual Rp250 juta/unit, bisa dipastikan apatermen ini membidik segmen menengah bawah. Proyek ini diharapkan akan melakukan diharapkan selesai akhir 2019. “Dari apatermen ini kami berharap marketing salesnya sekitar Rp700 miliar,” ujar Sanggam Sitorus, Project Director Cimanggis City.

Tetap terserap

Real Estat Indonesia (REI) DKI Jakarta menilai bahwa tahun 2017 pasar Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek) tetap bisa menyerap apartemen segmen menengah. “Ceruk pasar itulah yang saat ini ada dan paling potensial, selain rusun sederhana,” ujar Amran Nukman, ketua REI Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurut Amran, masyarakat kelas menengah yang membeli apartemen menengah sudah mulai realistis. Mereka menerima keadaan bahwa lokasi di tengah kota sekarang sudah bukan faktor utama dalam keputusan membeli apartemen menengah.

Lokasi seputar Jakarta, yakni Bodetabek sudah bisa diterima sebagai lokasi rumah bersusun keatas. Rumah tapak di lokasi yang sama, harganya bisa dua atau tiga kali lipat mahalnya dibanding apartemen menengah. “Menurut prediksi kami, pasar akan tetap bisa menyerap unit-unit apartemen menengah di seputar Bodetabek,” kata dia.

Amran mengatakan, kunci untuk sukses menggarap apartemen segmen menengah antara lain, harga masuk akal dan cicilan terjangkau. Lalu, pemanis menarik seperti bebas satu tahun biaya pengelolaan dan uang muka bisa dicicil. Selain itu, lokasi dekat akses transportasi publik dan sarana-sarana publik.“Inilah yang menyebabkan para pengembang gencar menyasar pasar apartemen kelas menengah,” jelas dia.

Sejalan dengan Amran, Ferry juga optimi bahwa di tahun 2018 segmen tersebut mampu terserap pasar walaupun pasokan apartemen pada kelas ini cukup besar, sebab baginya demand untuk segmen ini masih tinggi. “Saya rasa, di tahun ini, kondisi properti tidak ubahnya sama dengan tahun lalu, begitu pun segmen ini. Mungkin akan mengalami peningkatan, tapi tidak terlalu besar,” jelasnya.

Oleh sebab itu, menurutnya harus ada campur tangan pemerintah dan pengembang untuk membangkitkan gairah pasar. “Kuncinya pertumbuhan ekonomi stabil, situasi politik aman, dan regulasi yang mendorong masyarakat untuk lebih nyaman melakukan konsumsi. Terutama bunga bank harus rendah karena sebetulnya bisa jadi pendapatan juga bagi bank, tapi kalau bunga masih tinggi begini kan susah,” tutur Ferry. MPI RAG

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia

mpi-update.com