Airin: Semua Stasiun di Tangerang Selatan Bakal Jadi TOD

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Airin Rachmi Diany, menyebut seluruh stasiun kereta yang melintasi wilayah Tangsel akan dikembangkan menjadi kawasan hunian terpadu terintegrasi aneka moda transportasi umum atau transit oriented development (TOD) dengan lead-nya moda kereta. Tangsel memiliki lima stasiun kereta komuter. Yaitu Serpong, Rawa Buntu, Jurang Mangu, Sudimara dan Pondok Ranji.

Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Airin Rachmi Diany

Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Airin Rachmi Diany

Menurut walikota cantik kelahiran Banjar, Jawa Barat, 28 Agustus 1976 ini, untuk mengembangkan konsep TOD di Tangsel, pihaknya terus mendorong kalangan swasta dan instansi terkait lainnya untuk segera mewujudkannya.

“Yang sulit dari pengembangan TOD ini siapa berbuat apa dan mendapatkan apa. Kami dari pemerintah kota (pemkot) sudah bergerak dan hal ini sudah disambut kalangan swasta. Bintaro Jaya, Perumnas dan beberapa pengembang lain sudah menyatakan tertarik. Yang masih agak lambat justru dari pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI),” katanya kepada housing-estate.com usai menjadi pembicara diskusi TOD di ajang pameran bahan bangunan Indobuiltech di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Serpong, Tangsel, Kamis (3/5/2018).

Kompleksnya pengelolaan kawasan TOD terkait maintenance fasilitas gedung, moda transportasi, harga tiket, subsidi dan lain sebagainya yang harus dibicarakan dengan pihak terkait secara seksama. Hal ini untuk mendapatkan gambaran pengelolaan maupun konsep siapa berbuat apa dan mendapatkan apa tadi.

Airin menyebut konsep TOD yang mulai digagas berada di Stasiun Rawa Buntu dengan akan masuknya Perumnas di stasiun ini. Kemudian di Stasiun Jurang Mangu, pengembang Bintaro Jaya juga akan segera masuk. Pihak Pemkot selanjutnya akan mengintegrasikan transportasi umum lainnya mulai dari angkot hingga transportasi online ke area TOD itu. Pihak Badan Pengelola Transportasi Jabodetbek (BPTJ) juga akan mendukung dengan menyediakan bus Trans Transit.

“Wilayah Tangsel itu tidak luas dan mayoritasnya untuk pemukiman. Makanya di rancangan tata ruangnya saya kunci dengan konsep TOD supaya masyarakat nyaman. Jadi investasi swasta juga didorongnya ke arah sana. Kita ingin mencontek konsep TOD seperti di Hongkong atau Jepang, tapi itu membutuhkan integrasi juga dengan wilayah-wilayah sekitar. Jadi TOD ini persiapannya yang panjang,” urainya.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me