5 Saran Buat Si Tukang Jajan!

Big Banner

 

Foto: Rumah123/Getty

 

Ngupi-ngupi sambil nongkrong emang udah gaya hidup anak zaman now. Itu dianggap lumrah dan kekinian. Masalahnya, dalam seminggu berapa kali kamu melakukan itu? Dua kali, tiga kali, empat kali? Dan Berapa gaji kamu? Lho kok larinya ke gaji? Mungkin kamu merasa ga ada salahnya melakukan aktivitas kekinian itu, lantas kenapa mesti dipermasalahkan? Yakin kamu ga mau bahas masalah ini? Gimana kalau menyimak saran dari perencana keuangan Prita Hapsari Ghozie dikutip dari finance.detik.com, Senin (7-5-2018) berikut ini.

Hitung lagi uang jajan untuk kopi kekinian

Taro deh harga kopi kekinian cuma Rp20 ribu per gelas, ga juga mahal kan? Ga mahal sih, tapi coba hitung baik-baik berapa dana yang kesedot buat kopi kekinian dalam sebulan? Kalau kamu semisal beli 5 gelas per minggu, maka dalam sebulan rembes tuh duit Rp400 ribu. Kalau gaji kamu Rp5 juta per bulan, maka hampir 10%-nya udah kesedot buat kopi zaman now.

Baca juga: Kendalikan Jajan Camilan Ah, Duitnya Ditabung Buat Beli Rumah

Tentuin pos pengeluaran makan di luar rumah

Berapa besar dana kamu yang buat makan di luar rumah? Kalau kamu bisa nentuin berapa besarnya, maka kamu jadi bisa menghitung secara detail biaya yang kamu keluarkan untuk transportasi, hiburan, dan pengeluaran rutin lainnya. Idealnya, pos untuk makan di luar ga melebihi 20% dari gaji kamu. Kalau uang jajan untuk kopi kekinian mencapai 10% dari gaji, berarti yang 10% lagi digunakan untuk pembelian makanan.

 

Foto: Rumah123/Getty

 

Sisihkan untuk investasi bulanan

Bandingkan pengeluaran untuk jajan kopi kekinian dengan pengeluaran untuk investasi bulanan. Idealnya, jika kamu mengeluarkan 10% dari gaji untuk uang jajan, maka kamu pun harus menyisihkan minimal 10% dari gaji untuk investasi.

Tambahan alokasi dana untuk bocor halus

Selain kopi kekinian, bocor halus lain yang sering dilakukan milenial adalah beli camilan kekinian. Mungkin harganya ga seberapa alias murah, tapi kalau sering dilakukan, ya kamu jadi punya pengeluaran di luar jatah bulanan.

Baca juga: 10 Hal Sepele yang Bikin Kantongmu Jebol, Waspadalah!

Dompet elektronik untuk si tukang jajan

Kalau kamu hobi jajan, bikinlah rekening khusus untuk pengeluaran ini. Misalkan, kamu bisa gunakan uang atau dompet elektronik yang hanya diisi satu bulan sekali dengan jatah maksimal 10% dari gaji. Saat saldo menipis, maka saatnya kamu mengurangi keinginan untuk jajan.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me