Gak Cuma Baju, Milenial di Cimanggis City Juga Bisa Laundry Sepatu

Big Banner

 

Foto: Rumah123/Dok. Cimanggis City

 

Udah tahu bisnis seru laundry sepatu? Laundry sepatu boleh dibilang sesuatu yang baru dalam usaha pinatu (laundry). Dengan modal yang tak terlalu besar, keuntungan yang dihasilkannya pun cukup menjanjikan.

Nah, apartemen adalah pasar yang sangat bagus untuk bisnis pinatu sepatu karena penghuninya banyak dan segmented. Para pekerja dan ibu rumah tangga yang tinggal di apartemen kebanyakan tak mau direpotkan perihal cuci-mencuci. Para penghuni apartemen biasanya ingin menikmati fasilitas yang cepat dan praktis.

Menyadari hal tersebut, PT Permata Sakti Mandiri (PT PSM) sebagai pengembang hunian vertikal Cimanggis City bersama para pengusaha laundry yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Laundry Indonesia (Hipli) Kota Depok mengadakan seminar sekaligus workshop terkait usaha laundry sepatu.

Baca juga: Pengembang Cimanggis City Dorong Pebisnis Andalkan Digital Marketing

Chief Operation Officer PT PSM Donny Wijaya mengatakan, Cimanggis City siap mendukung para pengusaha yang menjadi tenant laundry di kios apartemennya. Mulai dari pengelolaan limbah laundry hingga menyiapkan fasilitas lain yang dapat mendukung terciptanya hunian yang nyaman bagi penghuni dan para investor di Cimanggis City.

Cimanggis City merupakan hunian berkonsep lagoon leisure dengan harga yang masih sangat terjangkau dengan fasilitas dan akses penunjang yang sangat baik. Unitnya mulai Rp275 jutaan dengan cicilan sekitar Rp2,3 jutaan. Selain free biaya akad KPA, kini ada hadiah Samsung Tablet atau umrah gratis bagi para customer selama bulan Mei ini dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

 

Para peserta dan narasumber seminar dan workshop “Cara Membuat IPAL (Instalasi Pengelolaan Air Limbah ) dan Strategi Membangun Laundry Sepatu” yang digelar Cimanggis City di Depok, Sabtu (5-5-2018). Foto: Rumah123/Dok. Cimanggis City

 

Kembali ke laundry sepatu, saat ini usaha ini berprospek sangat baik. Namun, ada satu hal yang harus diperhatikan dalam usaha ini, yakni dampaknya pada lingkungan. Itu sebabnya topik yang diangkat pada seminar dan workshop kali ini, Cara Membuat IPAL (Instalasi Pengelolaan Air Limbah ) dan Strategi Membangun Laundry Sepatu.

Baca juga: Lirik Pembeli Milenial, Cimanggis City Hadirkan Hunian Vertikal dengan Harga Terjangkau

Narasumber yang hadir di antaranya, yakni Ketua Hipli Kota Depok Tugiyono, Indra Cahyadi dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, dan pendiri Ringgo Laundry, Lili Prastowo.

“IPAL menjadi bagian yang sangat penting dalam usaha laundry karena usaha ini berkaitan erat dengan produk sabun, deterjen dan air, serta pembuangannya. Jangan sampai air pembuangan yang dihasilkan usaha laundry mencemari lingkungan sekitar,” kata Tugiyono seperti dikutip dari keterangan tertulis Cimanggis City, Sabtu (5-5-2018).

“Diharapkan ke depannya tak ada lagi usaha laundry yang ditutup oleh pemerintah akibat pengelolaan limbahnya yang tidak baik. Karena itu, semua harus memahami aturan dan teknis pengelolaannya,” katanya lagi.

Baca juga: Cimanggis City Berkolaborasi dengan UMKM Majukan Bisnis Kota Depok

Sedangkan Indra Cahyadi berbagi pengetahuan tentang bagaimana membuat IPAL di usaha laundry. Menurutnya, pembuatan IPAL sangat mudah dan bisa diterapkan oleh para pengusaha laundry.

“Dengan IPAL diharapkan pembuangan air yang mengandung produk deterjen tidak langsung dibuang, tapi melalui pengolahan agar airnya tidak membahayakan bagi lingkungan,” kata Indra.

Baca juga: Cimanggis City, Apartemen Rp250 Jutaan bagi Para Suburban, Apakah Itu Kamu?

Lantas, apa yang disampaikan Lili Prastowo sebagai pendiri Ringgo Laundry? Dia memberikan beberapa trik jitu bagaimana cara menemukan market untuk bisnis laundry yang sekarang menjamur di berbagai daerah di Indonesia.

“Salah satu laundry yang inovatif dan kekinian adalah laundry sepatu. Apartemen adalah pasar yang sangat bagus (buat bisnis laundry) karena penghuninya banyak dan segmented, banyak para pekerja dan ibu rumah tangga yang tidak ingin direpotkan oleh tumpukan baju kotor dan jemuran,” katanya memotivasi hadirin yang notabene adalah para milenial.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me