CIMB Niaga Makin Fokus Garap Kredit Properti Bangunan Tinggi

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – CIMB Niaga akan melakukan penetrasi khusus terhadap penyaluran kredit properti bangunan tinggi (hig rise) seperti apartemen sebagai salah satu strategi menggenjot penyaluran kredit propertinya.

dok. Majalah HousingEstate

dok. Majalah HousingEstate

Hal itu dinyatakan Heintje Mogi, Mortgage Product & Business Development Head CIMB Niaga, kepada housing-estate.com di Jakarta, Selasa (8/5/2018). Karena itu CIMB Niaga melansir promo khusus kredit properti bangunan tinggi seperti apartemen bertajuk High Rise Vaganza awal April lalu.

Promo berlaku hingga Juli 2018 untuk pembelian apartemen inden (masih berupa gambar dengan janji serah terima kemudian) di 36 proyek di megapolitan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) dan Surabaya yang dikembangkan 24 grup usaha developer ternama.

“Selain itu bisa juga dipakai untuk beli apartemen yang sudah jadi atau seken. Kalau yang sudah jadi, lokasinya bisa di mana saja, tidak harus di 36 proyek itu,” katanya. Bunga promo KPA-nya 0 persen per tahun fix (tetap) 1 tahun, 5,5 persen per tahun fix 3 tahun atau 6,5 persen per tahun fix 5 tahun. Selain itu debitur (peminjam) juga dibebaskan dari biaya provisi dan administrasi.

Setelah masa bunga promo itu berakhir, berlaku bunga efektif floating (mengambang) di konter CIMB Niaga yang disebut Heintje saat ini sekitar 11 persenan per tahun. Promo berlaku untuk pembelian semua segmen apartemen baik dengan KPA CIMB Niaga konvensional maupun syariah (iB). Uang mukanya hanya disyaratkan 10 persen.

Menurut Heintje, CIMB Niaga melakukan penetrasi khusus ke properti high rise seperti apartemen, karena di kota-kota besar seperti Jabodetabek dan Surabaya pembangunan hunian berupa apartemen di dalam kota ke depan akan makin mendominasi.

Alasannya, karena stok tanah yang makin langka dan harganya yang kian melangit. Selain itu juga karena makin dominannya pasar kaum muda milenial yang digital minded, mengutamakan kepraktisan, ingin hunian di dalam kota yang mudah diakses dan dikelilingi banyak fasilitas, serta kemacetan lalu lintas.

“Kaum milenial itu kalau ditanya apa yang menjadi prioritasnya kalau punya rumah, jawabnya koneksi internet. Di apartemen di dalam kota koneksi internet bisa lebih bagus dan lebih mudah disediakan ketimbang di perumahan tapak. Selain itu apartemen juga cocok untuk milenial yang mau punya usaha sendiri (start up) karena bisa didesain sekaligus sebagai tempat kerja,” jelas Heintje.

CIMB Niaga menargetkan pertumbuhan kredit properti 18 persen tahun ini menjadi Rp32 triliun, dibanding outstanding tahun lalu yang Rp27,3 triliun dan tahun 2016 yang Rp24 triliun. “Tahun lalu kita bisa mencatat booking (kredit baru properti) Rp8,6 triliun atau tumbuh 12 persen dibanding tahun 2016,” ungkapnya.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com