Penerapan Desain Cerdas pada Apartemen

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Penataan hunian dengan luasan terbatas menjadi tantangan tersendiri bagi penghuni. Kita perlu cermat menata interiornya agar ruang yang berukuran kompak tetap terasa nyaman ditinggali.

interior-smart-design

Lokasi: Prajawangsa City, Jl Pedati Selatan 8, Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur
Luas: 51,35 m2 (semigross) tiga kamar (3 BR)
Desainer Interior: A2J Design

Desainer Interior dan pendiri A2J Design Ary Juwono menyebut aplikasi smart design sebagai solusi yang pas untuk penataan hunian mungil. Ia mempraktikkannya pada tatanan interior unit contoh apartemen Prajawangsa City yang dikembangkan Synthesis Development di kawasan Cijantung, Jakarta Timur, ini.

Proyek superblok seluas tujuh hektar itu akan diisi delapan menara apartemen dan mall seluas 35 ribu m2. Sejak dipasarkan April 2016 unit terpesan sudah 1.200 unit di tiga menara tahap pertama. Kini dipasarkan menara keempat.

Harga unit terkecil tipe studio 20,05 m2 di menara Hima dipasarkan Rp370 jutaan, sedangkan tipe dua kamar tidur (KT) 34,15-43,85 m2 dan 3KT 51,53 m2 mulai dari Rp580 jutaan  sampai Rp870 jutaan/unit. Semuanya harga pembelian dengan kredit kepemilikan apartemen (KPA). Sementara harga tunai bertahap ratusan juta rupiah lebih rendah.

Dengan desain yang cerdas, hunian seluas 51,35 m2 (luas kotor) ini bisa tetap memadai untuk keluarga kecil.  “Yang penting anak tetap bisa punya kamar sendiri,” kata Ary.  Ia juga menyarankan penghuni mengatur dan membiasakan hidup dengan budaya simpel dan praktis.

Rumah kecil harus dirancang memiliki tempat simpan tersembunyi (hidden storage) untuk menyimpan barang yang tidak dipakai setiap hari. Cara yang paling tepat, dengan memanfaatkan kolong sofa, kolong tempat tidur dan area tak terlihat lain di rumah. “Simpan hanya barang yang memang diperlukan dan singkirkan sisanya. Kalau semuanya disimpan, rumah nggak bakal bisa rapi karena mau ditaruh di mana?” kata arsitek lulusan ITB Bandung itu.

Pemilihan warna ruangan juga diarahkan pada nuansa yang terang seperti putih atau krem untuk membuat tampilan interior lebih lapang. Permainan warna menyolok seperti kuning dan merah sebaiknya dikurangi pada hunian mungil. Begitu pula aksesori, perlu diminimalkan dalam interior. “Tidak boleh menggunakan unsur dekoratif yang berlebihan pada ruangan terbatas,” ujarnya. Berikut detil penataan interior yang disarankan dalam unit apartemen dengan luas bersih 6,6 x 6,9 m2 ini.

Fokus Interior

interior-smart-design_fokus-interior

Area paling depan di unit apartemen itu adalah dapur atau pantry. Terletak tepat bersisian dengan pintu masuk bersama kamar mandi. Desainer menjadikan dapur sebagai fokus utama dari keseluruhan interior hunian sehingga tampilannya dibuat lebih istimewa. Dinding dapur secara penuh dilapisi marmer warna abu-abu berpadu dengan bagian meja yang memakai material sama warna putih. Meja makan disiasati menyambung dengan meja dapur sehingga lebih efisien dan terlihat kompak, dilengkapi tiga kursi bar berbahan stainless steel dan jok dudukan berwarna putih. Untuk area penyimpanan disiapkan kabinet bawah dan lemari untuk menyembunyikan kulkas. Dinding di belakang meja makan dilapisi cermin untuk membuat kesan ruang lebih luas.

Simpel Fungsional

interior-smart-design_simple-fungsional

Ruang keluarga menempati area yang tersambung dengan balkon. Perabot simpel dan berfungsi ganda dipilih untuk mengisi ruang ini. Terlihat sofabed sederhana berwarna putih polos tanpa sandaran punggung berdampingan dengan lampu di sudut jendela berwarna hitam. Meja berbentuk lingkaran dengan kaca transparan melengkapi tengah ruang tanpa membuat kesan berat. Lantai dialasi karpet tipis bermotif garis. Dinding dihiasi kombinasi panel bermotif kayu untuk menciptakan kesan hangat. Aksesoris hanya ditambahkan berupa dua cermin dekoratif dijajarkan atas-bawah di sudut dinding.

Ruang Kerja Transparan

interior-smart-design_ruang-kerja-transparan

Kamar yang berimpit dengan kamar tidur utama bisa difungsikan sebagai ruang kerja atau studi. Dibatasi dinding kaca transparan membuat ruang terkesan lega. Furnitur meja juga dirancang dari material kaca yang ditopang kaki dari kayu solid. Aksen anyaman pada karpet di bawah meja membangkitkan kesan alami dan sedikit etnik. Dinding dihiasi lukisan grafis dan ambalan kayu. Dekorasi lampu di sudut dekat jendela dipilih berwarna putih senada dengan dinding dan tirai vitrase.

Kompak Menyatu

interior-smart-design_kompak-menyatu

Kamar tidur utama menghadirkan nuansa ungu pada lukisan sebagai aksen di antara kombinasi warna putih, hitam dan abu-abu. Furnitur dirancang kompak dengan menyatukan beberapa fungsi sekaligus, seperti lemari yang menyambung dengan meja rias sederhana dan kaca cermin. Pintu lemari dipilih berdesain geser dengan tambahan lemari penyimpanan di sisi atas. Meja di samping ranjang tidak dihadirkan konvensional tapi berupa bangku pendek (stool) dari bahan solid berwarna putih terang. Di atasnya diberi lampu gantung hias dengan kap warna hitam. Sisi samping lainnya didekorasi dengan ambalan-ambalan kayu bercat putih yang diisi pajangan patung berwarna senada.

Simpan Mendatar

interior-smart-design_simpan-mendatar

Lemari penyimpanan ditata horizontal memenuhi salah satu sisi dinding kamar untuk menyiasati kesan ruang agar terkesan lebar dan lega. Tampilan mendatar lemari berlapis cat duco yang mengilat juga menampilkan suasana yang berbeda. Di bawah ranjang masih diadakan laci-laci penyimpanan tambahan tersembunyi. Ranjang dipasang built in menempel dinding kaca cermin dan panel motif kayu horizontal. Meja belajar cukup luas ditempatkan di sisi tempat tidur menghadap ke jendela kaca. Daun meja berwarna putih licin dan mengilat dikombinasikan dengan lapisan kayu pada bagian laci dan kaki-kaki meja berwarna putih. Lampu berdesain unik  dengan kap seperti kaleng cat terbalik menambah variasi dekorasi di atas meja.

Sumber : Majalah Housing Estate edisi Februari 2o17

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com