Kemenpupera: Kondisi Jalur Mudik Jawa 90 Persen

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) mengklaim kesiapan infrastruktur jalan baik tol maupunnon tol untuk digunakan pada arus mudik Lebaran tahun ini lebih baik dibandingkan tahun 2017. Khususnya untuk ruas jalan di Pulau Jawa, tingkat kemantapan jalan nasional yang akan digunakan sebagai jalur mudik disebut mencapai 90 persen.

Ilustrasi

Ilustrasi

Menurut Dirjen Bina Marga Kemenpupera Arie Setiadi Moerwanto, perbaikan dan peningkatan kualitas jalan baik tol maupun non tol di Pulau Jawa dilakukan untuk lintas utara, tengah dan selatan. Termasuk kemantapan jalan untuk ruas pantai selatan Jawa yang kondisinya diklaim sangat baik untuk digunakan jalur mudik tahun ini.

Melalui siaran pers di Jakarta, Senin (21/5/2018, ia menyatakan, untuk beberapa ruas jalan yang rawan longsor seperti di Jalan Raya Puncak dan lintas tengah Jawa, telah disiapkan disaster relief unit dan posko Jalur Lebaran. Di tempat ini disiapkan alat berat dan perangkat kesiap-siagaan bencana lainnya. Posko ini juga bisa digunakan para pemudik untuk beristirahat selain mendapatkan informasi mengenai kondisi jalan dan jembatan.

Untuk jalur pantai utara (Pantura) Jawa, ada pembangunan underpass Karangsawan di Jalan Raya Tegal-Purwokerto. Arie menyebut pengerjaan proyek ini tidak akan mengganggu lalu lintas karena posisinya berada di sisi luar jalan. Namun begitu, di ruas ini tetap akan diberlakukan manajemen lalu lintas dan pemasangan rambu tambahan. Untuk proyek perbaikan Jembatan Cicin Lama yang menghubungkan Tuban-Lamongan ditargetkan selesai H-10.

Untuk antisipasi banjir rob di Semarang, Kemenpupera bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana untuk penyiapan pompa. Selain itu secara rutin juga dilakukan monitoring oleh BMKG untuk menginformasikan curah hujan. Saat curah hujan sedang, akan segera disiapkan seluruh peralatan untuk menganggulangi rob.

“Seluruh pekerjaan konstruksi jalan akan dihentikan pada H-10 hingga H+10 Lebaran 2018. Penghentian pekerjaan tidak berlaku untuk penutupan lubang yang bersifat minor untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan. Pekerjaan jalan tol layang Jakarta-Cikampek juga akan dihentikan dan dikembalikan kondisinya menjadi empat jalur,” jelas Arie.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me