Agung Podomoro Lansir Pusat Bisnis Taruma City di Karawang

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Makin berkembangnya Karawang, Jawa Barat, yang dilintasi jalan tol Jakarta-Cikampek dan Cikampek-Palimanan serta kereta cepat Jakarta-Bandung, membuat pengembang Agung Podomoro Group (APG) makin agresif mengembangkan proyeknya di kawasan. Salah satunya adalah Taruma City (5,6 ha), kawasan bisnis atau central business district (CBD) yang lokasinya tidak terlalu jauh dari Grand Taruma Karawang (48 ha) di Jalan Tarumanagara, arteri tol Karawang Barat, Kabupaten Karawang, yang dikembangkan APG sejak tahun 2011.

taruma city

Menurut General Manager Marketing Taruma City Rina Irawan, CBD itu dikonsep sebagai proyek terpadu yang terdiri dari business park, shop house, Taruma Park, area kuliner, apartemen dan private residential. “Untuk tahap awal kami memasarkan shop house Taruma Shopping Arcade sebanyak 243 unit seharga mulai dari Rp1,8 miliar per unit,” katanya melalui siaran pers, Selasa (22/5/2018).

Taruma City, jelas Rina, diluncurkan tidak terlepas dari pengembangan wilayah Karawang khususnya untuk rencana pembangunan Bandara Soekarno Hatta II di Karawang. Pemerintah telah memasukan agenda ini dalam rencana tata ruang wilayah (RTRW) nasional dengan menerbitkan peraturan pemerintah (PP) No. 3 Tahun 2017 yang mengatur pola ruang nasional proyek bandara itu.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Karawang juga menyatakan akan menjadikan bandara itu sebagai pelabuhan udara internasional pengumpul primer sebagai prasarana penunjang pelayanan pusat kegiatan nasional (PKN) yang melayani penumpang di atas lima juta setahun. Hal ini juga akan membuat wilayah Jawa Barat sejajar dengan provinsi lain yang memiliki lebih dari dua bandara internasional di wilayahnya.

Perkembangan itu diyakini akan menjadikan Karawang menjadi kota bisnis dan industri utama di Indonesia. Karena itu peluncuran Taruma City mengambil timing yang tepat. Berlokasi di pusat Kota Karawang dan berada di kawasan yang sudah cukup hidup sebagai tempat hunian dan komersial.

Shop house-nya memiliki dua fasad ke Jalan Raya Tarumanagara dan ke Taruma Park. Berikutnya kami akan menawarkan hunian mewah dan tower apartemen sebanyak 700 unit. Potensi investasinya sangat menarik dengan pengembangan kawasan dan pembangunan proyek infrastruktur yang dilakukan pemerintah,” bebernya.

Rukonya berupa bangunan dua lantai di atas kaveling 4,5 x 10 m2 hingga yang terbesar 8 x 10 m2 empat lantai seharga Rp10 miliar. Sementara untuk hunian tapak di Taruma City ditawarkan seharga mulai dari Rp2,7 miliar/unit sebanyak 49 unit.

Sedangkan Grand Taruma Karawang saat ini lebih dari 90 persen rumah dan rukonya diklaim sudah mulai dihuni. Ada delapan klaster mencakup 1.134 unit rumah yang mulai dihuni. Klaster kesembilan akan dialokasikan untuk rumah kebun sebanyak 31 unit dengan lokasi paling depan.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com