PP Properti: Meikarta Sempat Mengganggu Penjualan Apartemen Riverview

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Proyek kota baru Meikarta (500 ha) besutan Lippo Group di kawasan Lippo Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, dipasarkan sejak awal 2017 dengan agresif dan dengan promosi massif di semua lini media hingga puluhan tower sekaligus, dengan harga yang sangat terjangkau mulai dari Rp127 jutaan tunai per unit (tipe terkecil studio). Hal itu tak pelak lagi mengganggu pemasaran proyek serupa di Cikarang dan sekitarnya yang sudah lebih dulu dipasarkan.

River View Residence Cikarang

River View Residence Cikarang

Hal ini diakui manajemen PT PP Properti Tbk yang juga mengembangkan beberapa proyek berkolaborasi dengan PT Jababeka Tbk di kawasan hunian terpadu Jababeka Residence (500 ha) Kota Jababeka (5.600 ha) besutan PT Grahabuana Cikarang, anak perusahaan PT Jababeka Tbk.

Salah satunya yang dikembangkan sejak tahun 2015 adalah apartemen murah Riverview Residence. Penjualannya sempat terganggu saat muncul proyek Meikarta pada awal kwartal dua 2017.

“Kami mengakui, penjualan kami untuk proyek tersebut sempat terganggu dengan munculnya proyek Meikarta. Tapi tidak lama, hanya sekitar dua bulan pada akhir tahun lalu, sejak itu penjualannya sudah mulai normal lagi. Akhirnya masyarakat bisa memilah selain kebutuhan residensial di Cikarang memang besar dan juga konsep yang ditawarkan setiap proyek pasti beda-beda,” kataHarris Amin Singgih, Presiden Direktur PT PP Properti Jababeka Residence (PPJR) kepada housing-estate.com di acara perkenalan proyek Little Tokyo Jababeka yang dikembangkan PPJR di Jababeka Residence, di Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Saat ini Riverview Residence penjualannya sudah mencapai 80 persen untuk tower pertama dan lebih dari 30 persen untuk tower kedua. Bahkan, dua bulan terakhir penjualannya sangat baik bila dibandingkan penurunan penjualan akhir tahun lalu itu. Saat ini penjualannya sudah apartemen komersial dari sebelumnya unit apartemen murah yang bisa dibeli dengan KPA bersubsidi dengan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) untuk pekerja dengan maksimal gaji Rp7 juta/bulan.

“Produk residensial itu tidak perduli ada situasi politik yang panas, pemilu atau apapun, akan tetap dibeli karena merupakan kebutuhan. Kita hanya harus memetakan pasar dengan riset yang bagus. Survei kami untuk kawasan Cikarang (yang dihuni ribuan industry dengan ratusan ribu pekerja) berdasarkan data primer, bukan sekunder. Artinya dilakukan untuk pasar yang riil dan kebutuhannya memang besar. Penjualan Riverview misalnya, hanya gejolak sesaat karena sekarang sudah mulai bagus lagi,” jelasnya.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com