PP Properti-Jababeka Garap Mixed Use Little Tokyo Senilai Rp2,5 Triliun

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – PT PP Properti Tbk dan Jababeka Residence (PT Grahabuana Cikarang, anak perusahaan PT Jababeka Tbk), berkolaborasi mengembangkan proyek superblok dengan konsep Jepang bernama Little Tokyo Jababeka (4,6 ha) di dalam kawasan Kota Jababeka (5.600 ha) di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

little tokyo jababeka

Untuk kolaborasi itu kedua perusahaan membentuk PT PP Properti Jababeka Residence (PPJR) dengan porsi kepemilikan 52,6 persen PP Properti dan 47,4 persen Jababeka Residence.

Menurut Presiden Direktur PPJR Harris Amin Singgih, kerja sama dua perusahaan ini bentuknya joint venture (JV) yang saling menguntungkan. Karena bekerja sama dengan pemilik lahan (land lord), pemilahan proyek menjadi lebih jelas sesuai kebutuhan dan segmen pasarnya.

“Kami menyadari Jababeka juga masih menawarkan banyak proyek residensial baik rumah tapak maupun apartemen. Kerja sama ini membuat makin kuat, misalnya penentuan pricing yang bisa diatur sesuai segmennya. Intinya Jababeka sendiri masih luas dan membutuhkan produk yang beragam dan kita masuk untuk mengisi itu,” katanya kepada housing-estate.com di acara media gathering dan perkenalan proyek Little Tokyo Jababeka di Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Harris menyebut koridor timur Jakarta seperti Cikarang yang dihuni ribuan industri nasional dan global menyimpan potensi pasar yang sangat besar. Pihaknya telah melakukan riset yang cukup panjang terkait kebutuhan konsumen dan menyimpulkan, proyek yang berada di sekitaran kampus dan kawasan industri sangat potensial karena pasarnya sangat kuat.

Little Tokyo Jababeka dikembangkan di pusat bisnis (CBD) Jababeka yang sangat dekat dengan Jababeka Convention Center, Mayfair Plaza Indonesia Jababeka Golf & Country Club, President University dengan 10 ribu mahasiswa, dan aneka fasilitas komersial lainnya. Wilayah Cikarang juga terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir terutama terakait banyaknya pengembangan proyek infrastruktur oleh pemerintah.

Little Tokyo Jababeka akan dikembangkan berupa enam tower apartemen yang saling terkoneksi melalui sky bridge. Tahap awal dikembangkan tiga tower dengan menara pertama Shibuya (25 lantai) akan mencakup 525 unit hunian tipe satu kamar tidur (KT) 30-40 m2 dan 2KT 55 m2 seharga Rp16 juta/m2 atau mulai dari Rp465 juta/unit tunai.

Tahap kedua selain tiga tower apartemen, juga dibangun Japanese Mall seluas 22 ribu m2. Setelah Lebaran atau Juli 2018 proyek akan diperkenalkan kepada masyarakat dengan target penjualan 50 persen pada tahun ini. Pembangunannya ditargetkan kuartal empat tahun ini selama tiga tahun per tower dengan target total pengembangan selama 10 tahun. Nilai investasi keseluruhan proyek mencapai Rp2,5 triliun.

“Survei kami menyebutkan, dengan luas lahan 4,6 hektar sebenarnya bisa dibangun lebih dari enam tower. Tapi, kalau mau lebih menarik unitnya harus dibatasi, makanya hanya enam tower. Pendapatan per kapita Cikarang itu nomer dua terbesar setelah Jakarta. Artinya daya belinya sangat kuat, terlebih di Jababeka ada 1.650 perusahaan dari 30 negara dengan 730 ribu tenaga kerja yang puluhan ribu di antaranya ekspatriat (pekerja asing). Semuanya butuh residensial dan berbagai fasilitasnya,” urai Harris.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me