Awas, Saat Mudik Trafik Tol Palimanan Bakal Naik 478 Persen

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Badan Pengatur Jalan Tol (BPTJ) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) merilis potensi kemacetan yang akan terjadi di beberapa ruas jalan tol di Pulau Jawa saat mudik dan arus balik Lebaran tahun ini. Data diterima housing-estate.com, Jumat (25/5/2018).

Jalan Tol  Trans Jawa

Jalan Tol Trans Jawa

BPTJ memperkirakan, lalu lintas jalan tol akan mengalami kenaikan trafik rata-rata 73 persen saat arus mudik dan 80 persen untuk arus balik. Kenaikan lalu lintas tertinggi diprediksi berada di gerbang tol Palimanan dengan kenaikan mencapai 478 persen saat arus mudik dan 471 persen saat arus balik.

Peningkatan setinggi ini disebut masih bisa dilayani gerbang tol. Karena itu gerbang tol yang padat akan mendapatkan perhatian khusus terkait pengelolaan kapasitas gerbang maupun pengaturan lalu lintasnya.

Selain gerbang tol, diperhatikan juga proyek simpang susun seperti di ruas tol Jakarta-Cikampek ada pekerjaan Jakarta-Cikampek elevated (layang) dan potensi kemacetan di simpang susun Cikunir dan gerbang tol Cikarang Utama.

Selain di gerbang tol Palimanan, juga di Ciawi, ruas tol Pemalang-Batang (exit Gandulan) ruas tol fungsional Batang-Semarang (Krapyak), hingga jalan tol Semarang ABC, kemudian Simpang susun Bawen-Salatiga dan simpang Mekreng, ruas tol Serang Timur hingga Merak.

Khusus gerbang tol Merak yang kapasitas normal dilalui 7.345 kendaraan akan menjadi 19.343 kendaraan atau meningkat 163 persen. Gerbang tol Ciawi meningkat 25 persen, gerbang tol Cileunyi 60 persen, gerbang tol Cikarut 63 persen, gerbang tol Brebes Timur 47 persen, gerbang tol Bawen dan Salatiga masing-masing 81 dan 84 persen, dan gerbang tol Banyumanik 176 persen.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me