Nggak Mau Kan Seumur-Umur Nyicil Rumah?

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Ada faktor penting yang membuat kaum muda sangat perlu menjadikan rumah sebagai prioritas utama untuk dibeli setelah bekerja. Yaitu, masa kerja kamu yang boleh jadi sama dengan tenor atau periode kredit pemilikan rumah/apartemen (KPR/KPA) yang kamu ambil dan penyusutan nilai bangunan rumah.

Misalnya, bila kamu mulai bekerja pada usia 25 tahun, masa kerja maksimalnya paling 30–35 tahun tergantung bidang kerja dan posisi atau pangkat yang dicapai di tempat kerja.

Karena itu idealnya beberapa tahun setelah bekerja, misalnya maksimal pada usia 27 atau 28 tahun, kamu sudah membeli rumah secara kredit. Jangka waktu KPR/KPA-nya pun bisa maksimal, misalnya 20–25 tahun sehingga cicilannya lebih ringan.

Jadi, pada usia 47–53 tahun saat masih aktif bekerja, rumah sudah lunas dan kamu masih bisa beli dan pindah ke rumah yang lebih baik. Bahkan, kalau dapat bonus dan semacamnya, kamu bisa mempercepat pelunasan kredit dan membeli rumah yang lebih baik. Pinalti atau dendanya hanya dua persen dari saldo utang.

Sebaliknya bila kamu baru mengambil KPR/KPA setelah berumah tangga pada usia 30–35 tahun, dengan tenor kredit maksimal 20–25 tahun, rumah baru lunas menjelang pensiun atau bertepatan dengan saat pensiun.

“Masak seumur-umur nyicil rumah?” kata Indrastomo Nugroho, Kepala Divisi Product Development & E-Banking Bank Artha Graha.

Selain itu yang dibeli orang muda sebagai rumah pertama umumnya rumah kecil kelas menengah atau menengah bawah. Bangunan rumah tipe ini mudah rusak yang menurunkan nilainya, sehingga sering memerlukan biaya perbaikan atau penggantian yang banyak.

Bila baru mulai mencicil rumah pada usia 35 tahun dengan periode kredit katakanlah 20 tahun, kamu hampir tidak punya waktu menikmati rumah tapi justru menerima rumah dalam kondisi sudah reot saat pensiun.

Sebaliknya kalau membelinya sejak dini dengan KPR, kamu masih punya cukup waktu dan biaya memperbaiki dan menikmati rumah setelah kredit lunas dan masih aktif bekerja.

Selain itu karena masih cukup muda, kamu juga masih punya banyak kesempatan mencari pendapatan tambahan untuk mempercepat pelunasan kredit.

“Orang kan juga punya kebutuhan lain selain punya rumah. Dan itu akan lebih leluasa diwujudkan kalau kredit rumah sudah lunas,” ujar Indras. Jadi, segera rencanakan beli rumah begitu kamu mulai bekerja.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me